Sido Muncul Tebar Dividen Interim 2026 Rp 300 Miliar, Cek Jadwalnya

PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) akan membagikan dividen interim 2026 pada 20 November 2026.

oleh Agustina MelaniDiterbitkan 23 Oktober 2026, 17:10 WIB
Pabrik Sido Muncul (Foto: Arthur Gideon/Liputan6.com).

Liputan6.com, Jakarta - PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) akan membagikan dividen interim tahun buku 2026 sebesar Rp 300 miliar. Pemegang saham akan mendapatkan dividen interim 2026 sebesar Rp 10 per saham.

Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (23/10/2026), PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk membagikan dividen interim sesuai keputusan direksi yang telah disetujui dewan komisaris pada 21 Oktober 2026.

Perseroan membagikan dividen interim 2026 berdasarkan data keuangan per 30 Juni 2026 antara lain laba bersih yang didapat diatribusikan kepada entitas induk sebesar Rp 333,65 miliar, saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya sebesar Rp 1,14 triliun dan total ekuitas sebesar Rp 2,99 triliun.

Berikut jadwal pembagian dividen interim 2026:

  • Tanggal cum dividen di pasar regular dan pasar negosiasi pada 2 November 2026
  • Tanggal ex dividen di pasar regular dan pasar negosiasi pada 3 November 2026
  • Tanggal cum dividen di pasar tunai pada 4 November 2026
  • Tanggal ex dividen di pasar tunai pada 5 November 2026
  • Tanggal daftar pemegang saham (DPS) yang berhak atas dividen tunai pada 4 November 2026, waktu:16.00
  • Tanggal pembayaran dividen pada 20 November 2026

Berdasarkan data RTI, pada Jumat, 23 Oktober 2026 pukul 15.47 WIB, harga saham SIDO melemah 1,14% menjadi Rp 346 per saham. Harga saham SIDO dibuka stagnan di Rp 350 per saham. Harga saham SIDO berada di level tertinggi Rp 350 dan terendah Rp 344 per saham. Total frekuensi perdagangan 3.311 kali dengan volume perdagangan saham 162.294 saham. Nilai transaksi harian saham Rp 5,6 miliar.

Direktur Utama Sido Muncul Beli 500 Ribu Saham SIDO

Suasana kantor Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Sebelumnya, Direktur Utama PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) Irwan Hidayat kembali membeli saham SIDO pada akhir April 2026.

Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), ditulis Jumat (24/4/2026), Direktur Utama PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk Irwan Hidayat membeli 500.000 saham SIDO dengan harga Rp 505 per saham pada 20 April 2026. Dengan demikian, nilai transaksi pembelian saham SIDO itu sebesar Rp 252,50 juta.

“Tujuan transaksi investasi dengan status kepemilikan langsung,” demikian seperti dikutip.

Setelah transaksi pembelian saham SIDO, ia memiliki 4.279.400 saham SIDO atau setara 0,014%. Sebelumnya, Irwan mengenggeam 3.779.400 saham SIDO atau setara 0,013%.

Pada penutupan perdagangan saham Jumat, 24 April 2026, harga saham SIDO turun 0,40% menjadi Rp 498 per saham. Harga saham SIDO dibuka stagnan di Rp 500 per saham. Saham SIDO berada di level tertinggi Rp 500 dan terendah Rp 494 per saham. Total frekuensi perdagangan 5.249 kali dengan volume perdagangan saham 154.858 saham. Nilai transaksi harian saham SIDO Rp 7,7 miliar.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya