4 Pemain Terburuk Juventus Saat Ditahan Rennes 2-2

Juventus gagal menang atas Rennes di Liga Europa 2026-2027. Berikut empat pemain Bianconeri yang tampil kurang maksimal dalam laga imbang 2-2.

oleh Gia Yuda PradanaDiterbitkan 23 Oktober 2026, 09:02 WIB
Pemain Rennes Musa Al-Taamari (kiri) merayakan gol di samping pemain Juventus Weston McKennie dalam laga Liga Europa antara Juventus vs Rennes di Turin, Italia, Kamis, 22 Oktober 2026. (Fabio Ferrari/LaPresse)

Liputan6.com, Jakarta - Juventus harus puas bermain imbang 2-2 melawan Rennes pada matchday ketiga fase liga Liga Europa 2026-2027. Bermain di hadapan pendukung sendiri, Bianconeri gagal mempertahankan keunggulan dan harus bekerja keras untuk mengamankan satu poin.

Zeki Celik membawa Juventus unggul pada menit kelima setelah memanfaatkan umpan Nick Woltemade. Namun, Rennes merespons lewat gol Musa Al-Taamari pada menit ke-15 sebelum Boulaye Dia membawa tim tamu berbalik unggul melalui penalti menjelang turun minum.

Juventus baru menyamakan kedudukan pada menit ke-67 melalui eksekusi penalti Woltemade. Tuan rumah sempat mencetak gol pada menit ke-88 melalui Jhon Lucumi, tetapi VAR menganulirnya karena offside. Hasil tersebut membuat sejumlah pemain Juventus harus menerima evaluasi, terutama mereka yang kesulitan menghadapi tekanan Rennes.


Guglielmo Vicario dan Federico Gatti Kesulitan

Federico Gatti, bek tengah Juventus. (Bola.com/juventus.com)

Guglielmo Vicario menjalani malam yang mengecewakan di bawah mistar gawang Juventus. Meski mampu membuat tiga penyelamatan, kiper asal Italia itu tetap kebobolan dua kali pada babak pertama, termasuk dari titik penalti yang dieksekusi Boulaye Dia.

Vicario juga tidak menunjukkan dominasi seperti yang diharapkan ketika Rennes menguasai permainan menjelang turun minum. Ia memang melakukan beberapa penyelamatan penting, tetapi belum cukup untuk mencegah Juventus tertinggal sebelum jeda.

Federico Gatti juga mengalami kesulitan menghadapi pergerakan Al-Taamari dan Dia. Bek tengah tersebut tampak kurang nyaman mengawal serangan Rennes, terutama ketika para pemain lawan bergerak mencari ruang di antara lini pertahanan.

Gatti menerima kartu kuning pada menit ke-20. Penampilannya tidak kunjung membaik hingga akhirnya ditarik keluar sekitar satu jam pertandingan. Pelatih Luciano Spalletti melakukan pergantian itu untuk menghadirkan pemain bertahan dengan mobilitas lebih baik.


Lloyd Kelly dan Randal Kolo Muani Tak Maksimal

Pemain Juventus Randal Kolo Muani (kiri) beraksi melawan pemain Rennes Bryan Reynolds dalam laga Liga Europa antara Juventus vs Rennes di Turin, Italia, Kamis, 22 Oktober 2026. (Fabio Ferrari/LaPresse)

Lloyd Kelly mengisi sisi kiri dalam trio pertahanan Juventus. Ia sempat membantu progresi bola dari lini belakang, tetapi kehilangan posisi ketika Rennes membangun serangan yang berujung pada gol penyama kedudukan Al-Taamari.

Kesalahan posisi tersebut menjadi catatan penting bagi Kelly dalam pertandingan ini. Ia kemudian digantikan pada menit ke-80 ketika Juventus mengubah pendekatan permainan menjadi lebih agresif demi mencari gol kemenangan.

Randal Kolo Muani gagal memberikan kontribusi berarti di lini depan. Penyerang asal Prancis itu kesulitan menemukan ruang di belakang barisan pertahanan Rennes yang menggunakan lima pemain.

Kontribusinya semakin minim sepanjang babak kedua sehingga Juventus tidak mendapatkan ancaman konsisten dari lini serang. Spalletti akhirnya menggantinya dengan Jeremie Boga pada menit ke-81 untuk memberikan pilihan serangan berbeda.

Hasil imbang ini menunjukkan Juventus masih memiliki pekerjaan rumah, terutama dalam menjaga organisasi pertahanan dan meningkatkan efektivitas serangan. Perbaikan di kedua sektor tersebut dibutuhkan agar Bianconeri tidak kembali kehilangan poin dalam persaingan Liga Europa.

Sumber: GOAL


Klasemen

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya