Potret Kabut Asap Karhutla Kepung Sumatra dan Kalimantan

oleh Budy SantosoDiterbitkan 23 Oktober 2026, 06:31 WIB
Potret Kabut Asap Karhutla Kepung Sumatra dan Kalimantan
Kabut asap pekat akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih menyelimuti sejumlah wilayah di Sumatra dan Kalimantan pada Kamis (22/10/2026). Kebakaran yang terjadi di Sumatra Selatan dan sejumlah wilayah Kalimantan memicu penurunan kualitas udara yang berdampak pada kesehatan masyarakat. Petugas gabungan bersama warga terus berupaya memadamkan api di lokasi kebakaran. Selain pemadaman langsung di titik api, petugas melakukan pembasahan lahan gambut untuk mencegah bara di bawah permukaan tanah kembali menyala. Kondisi cuaca kering yang dipengaruhi potensi El Niño menjadi salah satu tantangan dalam penanganan karhutla. Vegetasi yang mengering membuat api lebih mudah menyebar dan memperbesar risiko meluasnya kebakaran. Kabut asap yang menyelimuti permukiman dan kawasan perairan tersebut juga menjadi pengingat akan pentingnya penanganan karhutla secara intensif untuk menekan dampak terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat.
Seorang pria menggunakan ranting pohon untuk berupaya memadamkan kebakaran lahan gambut di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Kamis (22/10/2026). (REINA/AFP)
Sebuah perahu melintasi Sungai Musi di tengah kabut asap tebal akibat kebakaran hutan di Palembang, Sumatera Selatan, Kamis (22/10/2026). (AP Photo/Muhammad Hatta)
Seorang nelayan menebarkan jala di tengah kabut asap tebal akibat kebakaran hutan di Ogan Ilir, Sumatera Selatan, Kamis (22/10/2026). (AP Photo/Muhammad Hatta)
Petugas pemadam kebakaran bersama warga menggunakan selang untuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan yang meluas di tengah kepulan asap tebal dan suasana matahari terbenam yang berkabut di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Rabu (21/10/2026). (MUDA SAGALA/AFP)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya