Manchester United Putuskan Nasib Bruno Fernandes sebagai Kapten usai Tuai Kritik

Bruno Fernandes dikabarkan tetap menjadi kapten Manchester United meski komentarnya soal taktik Michael Carrick menuai kritik.

oleh Naila AdzkhiaDiterbitkan 23 Oktober 2026, 11:30 WIB
Bruno Fernandes dari Manchester United bereaksi selama pertandingan Liga Inggris antara Manchester United dan Fulham di Manchester, Inggris, Minggu, 1 Februari 2026. (AP Photo/Dave Thompson)

Liputan6.com, Jakarta - Manchester United dikabarkan memutuskan untuk mempertahankan Bruno Fernandes sebagai kapten tim meski gelandang asal Portugal itu menuai kritik setelah kekalahan telak dari Como. Kontroversi muncul setelah komentarnya mengenai pendekatan taktik Michael Carrick menjadi sorotan.

Manchester United menelan kekalahan 1-4 dari Como di Liga Champions pada pertengahan pekan. Hasil tersebut membuat Fernandes frustrasi, terutama karena pendekatan permainan yang diterapkan staf pelatih dinilai memberikan kesempatan kepada Como untuk mendominasi penguasaan bola.

Komentar Fernandes kemudian mendapat respons keras dari Jamie Carragher. Mantan bek Liverpool yang kini menjadi pundit sepak bola itu bahkan menyebut sang gelandang sebagai sosok yang benar-benar memalukan atas pernyataannya setelah pertandingan.

Meski situasi tersebut memicu kontroversi, Manchester United dikabarkan tidak berniat mencopot Fernandes dari jabatan kapten. Sports Mole melaporkan bahwa klub memang kecewa dengan komentarnya, tetapi memahami pernyataan itu sebagai luapan frustrasi setelah kekalahan yang mengecewakan.


Manchester United Memahami Kekecewaan Bruno Fernandes

Bruno Fernandes dari Manchester United menyapa setelah pertandingan Premier League Summer Series antara Manchester United dan Everton FC di Stadion Mercedes-Benz pada 3 Agustus 2025 di Atlanta, Georgia. (AJ Reynolds/Getty Images via AFP)

Fernandes merupakan salah satu pemain paling berpengaruh di Manchester United sejak era Sir Alex Ferguson berakhir. Pengaruhnya di dalam tim menjadi salah satu faktor yang membuat klub dikabarkan ingin segera mengakhiri polemik dan mengalihkan perhatian pada upaya memperbaiki performa.

Menurut laporan Sports Mole, komentar Fernandes diyakini muncul dalam situasi emosional setelah kekalahan dari Como. Para pemain Manchester United juga mendapat jatah libur sehari setelah pertandingan tersebut untuk memulihkan diri di tengah situasi sulit yang sedang dihadapi klub.


Michael Carrick Tertekan, Performa MU Memburuk

Pelatih asal Inggris untuk Manchester United, Michael Carrick, menunjukkan reaksi setelah mengalami kekalahan dalam pertandingan Liga Champions UEFA—laga ketiga League Phase—antara Como 1907 dan Manchester United di Stadio Giuseppe Sinigaglia, Como, Italia bagian utara, pada 21 Oktober 2026. (PIERO CRUCIATTI/AFP)

Kontroversi Fernandes bukan satu-satunya persoalan yang membayangi Manchester United. Sebelumnya, Lisandro Martinez juga sempat mengkritik petinggi klub setelah kekalahan 0-2 dari Atletico Madrid. Bek asal Argentina itu kemudian menyampaikan permintaan maaf secara terbuka.

Sports Mole melaporkan bahwa Manchester United belum meraih kemenangan dalam tujuh pertandingan terakhir. Performa yang terus memburuk membuat posisi Carrick semakin mendapat tekanan. Setan Merah juga disebut mencatat awal musim Premier League terburuk dalam 40 tahun terakhir.


Manchester United Siapkan Kandidat Pengganti Carrick

Pelatih Manchester United, Michael Carrick, bertepuk tangan memberikan apresiasi terhadap tim dan pendukung di Old Trafford setelah kemenangan telak 4-0 atas Sabah FK pada laga matchday pertama Liga Champions 2026/2026, Jumat (11/9/2026) dini hari WIB. (AP Photo/Dave Thompson)

Carrick diperkirakan masih akan memimpin Manchester United saat menghadapi Bournemouth. Namun, masa depannya tetap menjadi perhatian jika hasil pertandingan berikutnya tidak menunjukkan perbaikan.

Menurut Sports Mole, Manchester United juga mulai menyusun daftar kandidat pelatih pengganti Carrick sebagai langkah antisipasi apabila hasil tim tidak kunjung membaik. Di tengah ketidakpastian tersebut, Fernandes dikabarkan tetap dipercaya sebagai kapten. Klub kini dihadapkan pada kebutuhan untuk memperbaiki performa sekaligus meredakan polemik yang muncul setelah kekalahan dari Como.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya