BYD Seagull Generasi Anyar Resmi Rilis, Ngecas Cuma 5 Menit

BYD merilis All New Seagull generasi kedua berkapasitas 5-seater, dibekali teknologi LiDAR, AI DeepSeek, serta fitur flash charging 5 menit.

oleh Muhammad Luthfi Naufal AqilahDiterbitkan 23 Oktober 2026, 16:06 WIB
Desain fasia depan All New BYD Seagull dengan gaya Ocean Aesthetics dan lampu utama berkarakter trident yang tegas. (CarNewsChina)

Liputan6.com, Jakarta - BYD secara resmi meluncurkan All New BYD Seagull (Generasi Kedua) untuk pasar Tiongkok. Hatchback listrik kompak yang di pasar global dikenal dengan nama BYD Dolphin Mini, Surf, atau Atto 1 ini menerima sederet penyegaran masif. Mulai dari dimensi kabin yang makin luas, konfigurasi 5 penumpang (5-seater), teknologi LiDAR canggih, hingga kemampuan flash charging super cepat.

Dilansir dari laman CarNewsChina, Jumat (23/10/2026), BYD Seagull generasi anyar ini justru dibanderol lebih terjangkau dibanding varian pendahulunya. Model entry-level keluaran 2027 ini dipasarkan mulai US$ 9.800 atau sekitar Rp 176,16 juta (dengan estimasi kurs Rp 17.976 per dolar AS). Angka tersebut sekitar US$ 700 (Rp 12,58 juta) lebih murah dari varian basis versi 2025 yang sebelumnya dijual 69.900 yuan (US$ 10.500).

Secara proporsi, BYD Seagull generasi kedua tumbuh signifikan dibanding generasi sebelumnya:

  • Panjang: 4.205 mm (+425 mm)
  • Lebar: 1.810 mm (+95 mm)
  • Tinggi: 1.570 mm (+30 mm)
  • Wheelbase: 2.650 mm (+150 mm)

Peningkatan jarak sumbu roda sebesar 150 mm membuat ruang kabin jauh lebih lapang dan kini sanggup menampung 5 orang penumpang (sebelumnya hanya 4 penumpang). Kapasitas bagasi belakang mencapai 1.380 liter saat kursi dilipat, ditemani bagasi depan (frunk) baru berkapasitas 94 liter.

Sektor eksterior mempertahankan bahasa desain Ocean Aesthetics berkarakter sporty dengan lampu posisi berdesain trident. BYD menyediakan enam pilihan warna segar: Lime Green, Berry Pink, Cream White, Mango Orange, Ice Coconut Blue, dan Sesame Grey.

 

Kabin Cerdas Berteknologi DeepSeek AI

Detail bagian depan All New BYD Seagull yang dibekali sensor pintar untuk mendukung sistem keselamatan aktif DiPilot 300 "God's Eye".(CarNewsChina)

Memasuki interior, kabin menyajikan suasana modern berdesain horizontal dengan tiga skema warna baru (Shell White, Clear Sky Pink, dan Polar Star Grey). Sektor infotainment digawangi layar sentuh 15,6 inci berteknologi sistem kokpit cerdas DiLink 150 yang sudah terintegrasi dengan versi penuh DeepSeek AI.

Fasilitas kenyamanan kelas atas turut disematkan pada mobil listrik murah ini, antara lain:

  • Kursi pengemudi power-adjustable 6 arah dan penumpang depan 4 arah.
  • Fitur pemanas, ventilasi 3 tingkat, serta fungsi pijat (massage) multi-mode pada kursi pengemudi.
  • Wireless charging smartphone 50W, ambient light 127 warna, serta sistem audio 8-speaker premium.

Daya tarik utama Seagull anyar ini terletak pada hadirnya opsi sistem keselamatan aktif berbasis LiDAR DiPilot 300 (God's Eye). Teknologi ADAS ini mendukung fitur otonom mutakhir seperti City Navigation on Autopilot (CNOA), Highway Navigation on Autopilot (HNOA), pembacaan lampu lalu lintas otomatis, hingga penghindar rintangan pintar secara real-time.

Keselamatan pasif diperkuat struktur bodi sangkar ten-horizontal, four-vertical, penggunaan hingga 6 airbags, serta sistem stabilisasi jika terjadi insiden ban meledak.

 

Baterai Blade Generasi Kedua dan Fitur Pengisian Kilat

Struktur harga resmi lima varian All New BYD Seagull generasi kedua yang dipasarkan lebih murah mulai dari 62.900 yuan (CarNewsChina)

All New BYD Seagull ditawarkan dalam dua opsi motor listrik berdaya 85 kW (114 hp) dan 95 kW (127 hp) dengan torsi puncak 130 Nm. Sektor suspensi belakang kini menggunakan konstruksi independent multi-link untuk kenyamanan ekstra serta radius putar lincah hanya 4,95 meter.

Mobil ini mengadopsi Blade Battery Generasi Kedua dari BYD dalam dua pilihan kapasitas:

  • Baterai 30,1 kWh: Jarak tempuh hingga 320 km CLTC (sekitar 259 km WLTP).
  • Baterai 39,2 kWh: Jarak tempuh hingga 420 km CLTC (sekitar 340 km WLTP).

Khusus tiga trim tertinggi yang memboyong baterai 39,2 kWh, BYD menyematkan teknologi Flash Charging. Fitur pengisian kilat ini diklaim mampu mengecas Baterai Blade dari 10 persen hingga 70 persen hanya dalam waktu 5 menit.

 

Rebut Kembali Pasar Hatchback

Peluncuran Seagull generasi kedua menjadi langkah strategis BYD untuk merebut kembali dominasi pasar hatchback murah di Tiongkok. Sepanjang sembilan bulan pertama tahun 2026, penjualan global Seagull tergerus 33 persen (menjadi 266.000 unit), di mana penurunan paling tajam terjadi di pasar lokal Tiongkok hingga 66 persen (hanya 83.600 unit).

Anjloknya torehan tersebut tidak lepas dari kehadiran rival terberatnya, Geely EX2 (Xingyuan), yang sukses menjadi mobil terlaris di Tiongkok periode Januari–September 2026 dengan penjualan menembus 310.000 unit.

Berbekal harga yang lebih murah (di bawah US$ 10.000), dimensi makin bongsor, teknologi LiDAR, dan Flash Charging 5 menit, BYD optimistis Seagull anyar bakal kembali memimpin takhta mobil listrik terlaris.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya