Suparno dari Posyantek (Pos Pelayanan Teknologi Tepat Guna) Kreya Loka RPTRA Belimbing, Pasar Minggu, menyemprotkan tanaman padi yang terserang hama, Kamis (22/10/2026). Inovasi menanam padi dalam galon ini dilakukan sebagai upaya mendukung ketahanan pangan di lingkungan permukiman. Program yang digagas Jaenab berhasil menghasilkan sekitar 70 kilogram gabah dari 350 galon pada panen perdana Maret 2026. (KLY/Budy Santoso)
Jaenap dari Posyantek (Pos Pelayanan Teknologi Tepat Guna) Kreya Loka RPTRA Belimbing, Pasar Minggu, menyiram tanaman padi digalon Kamis (22/10/2026). Inovasi menanam padi dalam galon ini dilakukan sebagai upaya mendukung ketahanan pangan di lingkungan permukiman. Program yang digagas Jaenab berhasil menghasilkan sekitar 70 kilogram gabah dari 350 galon pada panen perdana Maret 2026. (KLY/Budy Santoso)
Hasil panen padi dalam galon tak hanya dimanfaatkan untuk konsumsi komunitas, tetapi juga menjadi sarana berbagi. Sebagian beras organik premium dialokasikan untuk membantu anak-anak yang mengalami stunting di sekitar wilayah tersebut.(KLY/Budy Santoso)
Jaenap dari Posyantek (Pos Pelayanan Teknologi Tepat Guna) Kreya Loka RPTRA Belimbing, Pasar Minggu, menyemprotkan tanaman padi yang terkena hama, Kamis (22/10/2026). Inovasi menanam padi dalam galon ini dilakukan sebagai upaya mendukung ketahanan pangan di lingkungan permukiman. Program yang digagas Jaenab berhasil menghasilkan sekitar 70 kilogram gabah dari 350 galon pada panen perdana Maret 2026. (KLY/Budy Santoso)
Suparno dari Posyantek (Pos Pelayanan Teknologi Tepat Guna) Kreya Loka RPTRA Belimbing, Pasar Minggu, menyemprotkan tanaman padi yang terserang hama, Kamis (22/10/2026). Inovasi menanam padi dalam galon ini dilakukan sebagai upaya mendukung ketahanan pangan di lingkungan permukiman. Program yang digagas Jaenab berhasil menghasilkan sekitar 70 kilogram gabah dari 350 galon pada panen perdana Maret 2026. (KLY/Budy Santoso)