Tasya Farasya Tambah Dua Titik Rumah Aman Asap di Kalteng

Tasya Farasya menambah dua titik Rumah Aman Asap di Sampit dan Palangka Raya untuk warga terdampak karhutla. Posko dijadwalkan beroperasi 23 Oktober 2026.

oleh Umar Syarifuddien SjadjaahDiterbitkan 22 Oktober 2026, 13:39 WIB
Tasya Farasya - instagram.com/tasyafarasya

Liputan6.com, Jakarta - Beauty influencer Tasya Farasya menambah titik posko Rumah Aman Asap untuk membantu warga Kalimantan Tengah yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dua titik tambahan yang sudah terkonfirmasi berada di Sampit dan Palangka Raya.

Kabar tersebut dibagikan Tasya lewat akun Threads miliknya pada Selasa (20/10/2026). "Alhamdulillah Alhamdulillahhh good news this morning," tulisnya. Seluruh titik posko, termasuk Rumah Aman Asap pertama, direncanakan mulai beroperasi bersamaan pada 23 Oktober 2026.

Tasya juga membagikan foto ruangan posko yang telah dilengkapi alat pemurni udara atau air purifier, sebagai tempat warga berlindung dari paparan kabut asap.


Awalnya Hanya Punya Rencana Satu Posko

Rencana ini sebelumnya disampaikan Tasya pada 16-17 Oktober 2026, ketika ia mengabarkan akan membangun posko bantuan berupa ruang aman asap di Palangka Raya, Kalimantan Tengah. Pemberitaan menyebut posko itu ditujukan bagi kelompok rentan, terutama bayi, anak-anak, dan lansia, sebagai tempat berlindung sementara dari kabut asap.

Dengan penambahan dua titik ini, program Rumah Aman Asap diharapkan menjangkau lebih banyak warga Kalimantan Tengah yang membutuhkan tempat berlindung dengan udara lebih bersih.

Posko perlindungan asap tidak menggantikan kebutuhan penanganan medis bagi warga yang mengalami gejala berat. Karena itu, warga dengan keluhan serius tetap perlu mendapatkan layanan kesehatan.


Menjawab Kritik Netizen

Langkah Tasya muncul setelah ia sempat mendapat kritik dari sejumlah netizen terkait sikapnya soal karhutla. Menanggapi hal itu, Tasya menegaskan bahwa bantuannya bukan demi pengakuan. "Semua yang saya lakukan berangkat dari kepedulian yang tulus," tegasnya.

Tasya juga sempat mengungkapkan kecurigaannya bahwa akun Instagram-nya terkena shadow ban setelah ia menyuarakan isu karhutla. Menurutnya, jumlah penonton Instagram Story-nya turun drastis saat ia membahas isu tersebut. Redaksi belum menemukan konfirmasi dari pihak Instagram soal kecurigaan tersebut.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya