ASDP Buka Suara Terkait KMP Batumandi Terbakar

Kebakaran kapal bermula ketika KMP Batumandi bertolak dari Pelabuhan Bakauheni menuju Merak.

oleh Yandhi DeslatamaDiterbitkan 20 Oktober 2026, 21:22 WIB
KMP Batu Mandi terbakar. (Istimewa)

Liputan6.com, Jakarta - PT ASDP Indonesia buka suara terkait kebakaran di KMP Batumandi. Perusahaan akan mengikuti dan koperatif terhadap seluruh pemeriksaan terhadap peristiwa tersebut.

"Perseroan akan mengikuti proses pemeriksaan sesuai kewenangan masing-masing instansi, dan menyampaikan perkembangan informasi berdasarkan hasil verifikasi di lapangan," ujar Direktur Utama ASDP Heru Widodo, Selasa (20/10/2026).

Insiden kebakaran kapal bermula ketika KMP Batumandi bertolak dari Pelabuhan Bakauheni menuju Merak pada pukul 14.32 WIB, kemudian terdeteksi percikan api di bagian buritan kapal, tepatnya pada dek atas kendaraan kecil, sekitar pukul 16.15 WIB.

Saat itu, kapal berada di sekitar Pulau Merak Besar, menuju sandar di Dermaga VI Pelabuhan Merak.

Penanganan kebakaran kapal KMP Batumandi melibatkan petugas gabungan dari pelabuhan, Basarnas, kepolisian, serta instansi terkait lainnya.

"Terkait penyebab kebakaran, ASDP menyampaikan bahwa hal tersebut masih dalam proses pendalaman oleh pihak berwenang," terangnya.

Meski terjadi kebakaran kapal KMP Batumandi, ASDP mengaku tidak ada gangguan penyeberangan. Semua kapal Fery telah dibagi ke seluruh dermaga, hanya ada penyesuaian di Dermaga Ekspres 1.

"Seiring dengan penanganan insiden tersebut, ASDP juga melakukan penyesuaian operasional untuk mendukung kelancaran layanan penyeberangan Merak - Bakauheni. Saat ini, layanan penyeberangan dialihkan melalui Dermaga Express 2," jelasnya.

Heru juga meminta maaf kepada seluruh penumpang, kru kapal dan keluarga. "Kami menyampaikan permohonan maaf yang mendalam atas insiden kebakaran yang terjadi pada KMP Batumandi di Merak," ujar Heru.

Mantan anggota DPR dari Fraksi PKB itu juga meminta maaf kepada calon penumpang di Pelabuhan Merak ataupun Bakauheni yang sempat tertunda penyeberangannya.

"Kami juga memohon maaf atas kejadian ini kepada para pengguna jasa serta pihak-pihak yang terdampak," terangnya.

Bagi keluarga ataupun masyarakat yang ingin mengetahui kondisi penyeberangan di Pelabuhan Merak ataupun Bakauheni, bisa menghubungi Contact Center ASDP 191.

"Saat ini, prioritas utama kami memastikan seluruh pihak yang berada di kapal dalam kondisi aman dan mendapatkan pertolongan serta penanganan yang diperlukan," jelasnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya