Liputan6.com, Jakarta - Ruben Onsu kembali menjadi sorotan publik setelah memperkenalkan anggota baru dalam keluarganya, seorang bayi laki-laki bernama Thayaka Putra Onsu. Kehadiran Thayaka menambah kebahagiaan Ruben yang kini kembali menjalani peran sebagai ayah dari empat anak.
Di balik keputusan tersebut, ada cerita yang tak pernah dibayangkan Ruben sebelumnya. Melalui kanal YouTube Just Ruben, ia bersama Melanie Subono menceritakan awal pertemuannya dengan Thayaka, yang saat itu ditemukan dalam kondisi memprihatinkan sebelum akhirnya mendapatkan pertolongan.
Advertisement
Ruben Onsu Sempat Mengira Thayaka Sudah Meninggal
Pertemuan Ruben dengan Thayaka bermula ketika ia sedang berbincang dengan Melanie Subono untuk membahas kerja sama. Di tengah pertemuan itu, Ruben mengetahui ada bayi yang ditemukan oleh tim Rumah Harapan milik Melanie dalam kondisi yang membutuhkan pertolongan segera.
Bayi tersebut ditemukan di dalam kardus dan tubuhnya dikerubungi semut. Mendengar cerita itu, Ruben mengaku sempat mengira bayi tersebut sudah meninggal. Ia pun meminta agar bayi itu segera dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
"Dia di dalam kondisi yang menurutku kurang baik gitu, di dalam satu kardus dan itu disemutin gitu. Ya saya pikir, saya pikir itu sudah meninggal. Jadi saya pikir ya, itu saya pikir. Makanya saya bilang, 'Ya diurus saja di rumah sakit'," cerita Ruben.
Setelah mendapatkan perawatan, kondisi bayi tersebut berangsur membaik. Ruben kemudian terus mengikuti perkembangannya hingga muncul keinginan untuk memberikan pengasuhan dan kehidupan yang lebih baik kepada bayi tersebut.
Mantap Mengadopsi Thayaka Setelah Meminta Petunjuk Lewat Salat
Saat umrah, Ruben mengaku berdoa agar diberikan anak yang dapat mendoakannya kelak. Hal ini ia ungkapkan karna menyadari bahwa dirinya berbeda keyakinan dengan kedua putrinya.
Seterusnya, ruben bercerita, empat belas hari setelah kembali dari perjalanan umrah, Ruben akhirnya bertemu langsung dengan Thayaka. Keputusan untuk mengadopsi Thayaka tidak langsung diambil Ruben begitu saja. Ia mengaku terlebih dahulu meminta petunjuk kepada Tuhan melalui salat malam sebelum memantapkan hati untuk mengasuh bayi tersebut. Ruben juga mengungkapkan bahwa keputusannya untuk mengasuh Thayaka ditengah situasi memperjuangkan hak asuh anak.