Liputan6.com, Jakarta - Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim video pendakwah Muhammad Iqdam Kholid atau Gus Iqdam akan memberi bantuan kepada masyarakat untuk membayar utang hingga modal usaha. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 18 Oktober 2026.
Berikut isi transkrip video klaim:
Advertisement
"Demi Allah, demi Rasulullah saya bersumpah tidak meminta mahar dan biaya ritual ketika menolong seseorang, nomor bio ustad ada di bio."
Unggahan disertai keterangan sebagai berikut:
"Gus mau membantu masyarakat seperti untuk
-membayar utang
-renovasi rumah
-modal usaha
Ritual yang Gus Jalankan Halal Dunia Dan Akhirat"
Postingan menyertakan link kirim pesan.
Lalu benarkah klaim video pendakwah Gus Iqdam akan memberi bantuan untuk bayar utang hingga modal usaha? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.
Penelusuran Fakta
Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim video Gus Iqdam akan memberi bantuan untuk bayar utang hingga modal usaha. Penelusuran dilakukan dengan menggunakan perangkat pendeteksi AI lewat situs Hive Moderation.
Analisis Hive Moderation mengungkap bahwa video menunjukkan 86,5 persen buatan AI. Sedangkan suara atau audio juga menunjukkan 99,2 persen buatan AI.
Penelusuran juga dilakukan menggunakan Truth Scan untuk mendeteksi klaim video tersebut. Hasilnya menunjukkan video memiliki kemungkinan sebesar 84 persen dihasilkan oleh AI.
Sementara itu, penelusuran dengan menggunakan google lens menemukan video klaim identik dengan unggahan dari akun TikTok @gusiqdam_story yang diunggah pada 9 Mei 2024.
Dalam video, Gus Iqdam menyampaikan bahwa dia tidak pernah menarik tarif mengaji.
Sumber:
https://hivemoderation.com/ai-generated-content-detection
https://truthscan.com/ai-video-detector
https://www.tiktok.com/@gusiqdam_story/video/7367031033906203910
Kesimpulan
Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim video Gus Iqdam akan memberi bantuan kepada masyarakat untuk membayar utang hingga modal usaha, tidak benar dan merupakan hoaks.
Tentang Cek Fakta Liputan6.com
Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.
Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.
Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.
Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670.