Liputan6.com, Jakarta - Kedutaan Besar Amerika Serikat (Kedubes AS) di Jakarta membuka pendaftaran program pertukaran FLEX Global 2027–2028 bagi pelajar Indonesia berusia 15–16 tahun. Peserta terpilih berkesempatan menempuh pendidikan selama satu tahun akademik di AS.
FLEX Global merupakan program pertukaran berbasis prestasi dengan proses seleksi yang sangat kompetitif. Program ini diselenggarakan oleh Biro Urusan Pendidikan dan Kebudayaan (ECA) di bawah Kementerian Luar Negeri AS.
Advertisement
Selama mengikuti program, para peserta akan bersekolah di sekolah menengah atas (SMA) di AS dan tinggal bersama keluarga angkat. Mereka juga akan mengembangkan keterampilan kepemimpinan yang bermanfaat bagi komunitas mereka setelah kembali ke Indonesia.
Program FLEX Global berfokus pada kewirausahaan, teknologi, kecerdasan super (SI), dan kepemimpinan. Para peserta akan mengikuti kegiatan bersama komunitas serta berbagai aktivitas yang menunjukkan keunggulan ala AS di bidang bisnis, teknologi, dan kewirausahaan.
Sekembalinya ke negara asal, para peserta akan menerapkan keterampilan dan pengetahuan baru untuk kepentingan komunitas mereka serta menjadi mitra jangka panjang bagi AS.
"FLEX Global memberikan kesempatan bagi para pelajar muda berbakat untuk melihat langsung inovasi serta menjalani kehidupan bermasyarakat di Amerika, sekaligus mengembangkan dirinya untuk menjadi pemimpin yang kelak dibutuhkan oleh negara mereka," ujar Pejabat Diplomasi Publik Kedutaan Besar AS di Jakarta John Slover dalam pernyataan tertulisnya, Selasa (20/10).
"Kami mengajak pelajar Indonesia yang berdedikasi tinggi dan punya semangat belajar yang kuat, memiliki inisiatif, dan siap membawa perubahan untuk mendaftarkan diri dalam program ini. Pengalaman belajar dan tinggal selama satu tahun di AS dapat mengubah cara pandang para peserta terhadap dunia serta keyakinan mengenai apa yang mampu mereka capai."
Syarat Pendaftaran FLEX Global 2027–2028
Pelajar yang ingin mengikuti program FLEX Global harus lahir antara 15 Januari 2010 hingga 15 Agustus 2011. Saat mendaftar, calon peserta harus duduk di kelas 10 atau 11 sekolah menengah di negara tempat mereka mengajukan permohonan.
Calon peserta harus memiliki nilai akademik yang baik, pernah mempelajari bahasa Inggris, serta mampu menunjukkan kemampuan berbahasa Inggris.
Selain itu, pendaftar harus memenuhi persyaratan kelayakan visa AS. Mereka juga harus merupakan warga negara dari negara yang berpartisipasi dalam program serta memenuhi syarat untuk memperoleh paspor internasional dari negara tempat mereka mendaftar.
Program FLEX Global 2027–2028 disebut terbuka bagi pelajar dari 31 negara. Negara-negara yang tercantum dalam pengumuman tersebut meliputi Argentina, Armenia, Bahrain, Bosnia dan Herzegovina, Brasil, Mesir, Georgia, Yunani, India, Yordania, Kazakhstan, Kenya, Kosovo, Kirgistan, Moldova, Mongolia, Montenegro, Maroko, Makedonia Utara, Pakistan, Polandia, Rumania, Serbia, Tajikistan, Thailand, Tunisia, Turki, Turkmenistan, Ukraina, dan Uzbekistan.
Pelajar Indonesia dapat mendaftar melalui situs seleksibinaantarbudaya.or.id paling lambat 27 Oktober 2026.
Informasi lebih lanjut mengenai program ini dapat diperoleh melalui situs https://id.usembassy.gov/flex/ atau akun @usembassyjkt.