Liputan6.com, Jakarta - Bintang Barcelona, Lamine Yamal jadi nama yang disanjung pelatih Paris Saint-Germain jelang pertemuan kedua tim pada laga Liga Champions, Rabu (21/10) dini hari. Bahkan, Luis Enrique secara khusus menyiapkan rencana untuk menghentikan kelincahan sang pemain.
"Sangat sederhana: kami tidak boleh membiarkan dia (Yamal) menguasai bola, karena jika itu terjadi, dia akan menjadi ancaman. Cara terbaik untuk bertahan menghadapi Lamine adalah dengan memastikan Barca tidak menguasai bola," jelas Enrique.
Advertisement
Bertandang ke Paris, Blaugrana membekali tim dengan catatan positif. Saat ini, tim asuhan Hansi Flick meraih 9 kemenangan tanpa sekali pun kalah atau seri di Liga Spanyol dan bertengger di puncak klasemen.
Mereka juga berada di posisi 2 klasemen sementara Liga Champions, tepat di bawah PSG dengan perolehan poin yang sama.
Kubu Les Parisiens juga sedang dalam misi mempertahankan gelar Champions League mereka. Apabila kembali keluar sebagai juara, PSG akan menjadi tim kedua yang bisa meraih si Kuping Besar sebanyak tiga kali secara beruntun, menyamai rekor Real Madrid.
Incar Kemenangan atas Blaugrana
Target Luis Enrique pada pertandingan kontra Barcelona adalah kemenangan. Saat ini, Les Parisiens lebih diunggulkan karena mereka mampu merotasi keseluruhan pemain dan menyesuaikan kebutuhan tim antara pertandingan Ligue1 dan Champions League.
"Tujuan kami adalah meraih kemenangan besok. Jika kami mulai memikirkan sisa kompetisi, pertandingan ini akan kehilangan kepentingannya, namun jadwal memang mengharuskan kami menghadapi laga seperti ini," sebut juru taktik asal Spanyol.
Bintang Barca Dinyatakan Fit untuk UCL
Kubu Blaugrana mendapatkan sinyal positif dari bintang mereka, Raphinha yang telah dinyatakan fit dan siap dimainkan melawan PSG. Sang pelatih Hansi Flick telah mengonfirmasi status pemain asal Brasil tersebut dan siap meladeni Les Parisiens di kandang mereka.
"Ya, dia (Raphinha) baik-baik saja. Dia akan masuk dalam susunan pemain inti," beber Flick.
"Menurut saya, pertandingan besok akan menjadi ujian yang bagus bagi kami. Saya ingin tim bermain dengan penuh percaya diri dan keberanian, layaknya tim yang telah memenangkan sebelas pertandingan terakhirnya," tambahnya.
Antisipasi Kecepatan Pemain PSG
Sebagai tim yang berbasis pada garis pertahanan tinggi, Flick tentunya mewaspadai gaya bermain Blaugrana yang kemungkinan akan menjadi santapan empuk bagi para penyerang Les Parisiens.
"Bermain dengan garis pertahanan tinggi selalu berisiko, tetapi kuncinya adalah bagaimana kami bereaksi dan menekan saat kehilangan penguasaan bola," sebut juru taktik asal Jerman.
"Ini adalah kesempatan untuk menunjukkan sejauh mana kami berada dan seberapa jauh kami bisa berkembang. Setelah pertandingan, kami akan lebih memahami situasinya," pungkasnya.