Liputan6.com, Jakarta - ASC Padel Team terus memperkuat skuadnya dengan merekrut dua atlet padel unggulan Indonesia, Novela Rezha dan Anak Agung Ngurah Adyasmaka Wibawa yang akrab disapa Dyas. Kehadiran kedua atlet Asian Games 2026 itu diharapkan mampu mendongkrak prestasi tim sekaligus membawa nama Indonesia semakin diperhitungkan di kancah internasional.
Novela dan Dyas resmi bergabung dengan ASC Padel Team setelah menandatangani kontrak dalam acara contract signing yang berlangsung di Padel Pro Signature, Permata Hijau, Jakarta, Senin (19/10/2026).
Advertisement
Dengan masuknya dua atlet tersebut, ASC Padel Team kini diperkuat 19 atlet, terdiri dari 14 atlet putra dan lima atlet putri. Perekrutan ini menjadi bagian dari langkah strategis tim untuk memperkuat kualitas skuad sekaligus mempersiapkan diri menghadapi berbagai kompetisi internasional.
Novela menjadi salah satu nama penting dalam perekrutan ini. Dia merupakan bagian dari tim nasional padel Indonesia yang berlaga di Asian Games 2026 dan sukses menyumbangkan medali perunggu pada nomor ganda putri.
Tak hanya itu, berdasarkan data Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PBPI) 2026, Novela juga menempati peringkat pertama atlet padel putri Indonesia berdasarkan perolehan poin.
Sementara itu, Dyas merupakan salah satu atlet padel terbaik Tanah Air yang diharapkan mampu memberikan kontribusi besar bagi perkembangan dan daya saing ASC Padel Team.
Sahroni Ingin Padel Indonesia Berprestasi di Level Internasional
Pembina ASC Padel Team, Sahroni, menegaskan bahwa perekrutan Novela dan Dyas merupakan bagian dari komitmennya dalam mendukung pembinaan atlet Indonesia. Menurutnya, pengembangan olahraga tidak cukup hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi juga harus dibarengi dengan pembangunan ekosistem yang mendukung kemajuan atlet.
Setelah memberikan dukungan kepada olahraga balap sepeda melalui ASC Monsters, Sahroni kini memperluas kontribusinya ke cabang olahraga padel melalui ASC Padel Team.
Dia ingin menyediakan ruang berkembang, fasilitas, serta dukungan yang memadai agar para atlet dapat meningkatkan kemampuan dan meraih prestasi, baik di tingkat nasional maupun internasional.
“Bagi saya, olahraga bukan cuma soal kompetisi, tetapi juga bagaimana kita membangun ekosistem yang bisa membuat atlet berkembang dan berprestasi. Setelah di balap sepeda melalui ASC Monsters, sekarang saya ingin melakukan hal yang sama di padel,” ujar Sahroni dalam keterangannya, Senin (19/10/2026).