Penjelasan Sinar Laser Konser Bikin Kamera iPhone dan Android Rusak hingga Terbakar

Sinar laser jika terpapar langsung ke kamera HP dapat merusak sensor kamera hingga membuat kamera HP terbakar. Ini penjelasannya...

oleh Aisyah Mustika ZamaniDiterbitkan 20 Oktober 2026, 18:19 WIB
Pengunjung menikmati atraksi dalam pertunjukan Mega Bubblefest Laser Show di Discovery Cube Science Center, California (4/4). Pertunjukan ini memadukan seni membuat gelembung dengan musik, teatrikal dan sinar laser. (AFP/Mark Ralston)

Liputan6.com, Jakarta - Di film-film action atau mata-mata, seringkali melihat adegan di mana seorang karakter mengarahkan sinar laser ke kamera pengawas untuk melumpuhkannya. Rekaman video mendadak mati karena sensor di dalamnya rusak.

Dilansir BGR, Rabu (21/10/2026), hal ini memang bisa terjadi pada berbagai jenis kamera termasuk kamera HP (baik iPhone maupun Android) dan tingkat kerusakan juga tergantung pada jenis laser.

Laser berkekuatan tinggi sering dijumpai di tempat umum seperti konser musik berskala besar, festival terbuka, klub malam, hingga pertunjukan teater. Tempat-tempat ini biasanya memanfaatkan tata cahaya laser bernuansa neon.

Jika salah satu laser tersebut mengenai lensa kamera secara langsung, dampaknya dapat menyebabkan gangguan visual ringan. Namun jika paparan berlangsung lebih lama, bisa mengakibatkan kerusakan permanen.

Terdapat beberapa dampak seperti dampak sementara dan dampak permanen.

  • Dampak Sementara: Piksel jenuh, warna menjadi aneh, hingga efek silau (glare) berlebih pada foto dan video.
  • Dampak Permanen: Muncul bintik hitam, garis-garis cacat pada layar, hingga sensor kamera terbakar total.

Tingkat Kelas Laser dan Bahayanya

Laser diklasifikasikan berdasarkan kekuatan dan dayanya, dengan kelas 1 sebagai kategori paling lemah.

  • Kelas 1 & 2: Memiliki daya hingga 1 milliwatt (mW). Biasanya ditemukan pada printer laser, pemutar disk optik, atau laser pointer standar. Laser jenis ini hanya memicu silau sesaat dan tidak merusak sensor secara permanen.
  • Kelas 3R: Merupakan tingkat lebih tinggi dengan daya 5 mW. Ditemukan pada laser pointer jarak jauh atau alat ukur bangunan. Bisa memicu gangguan sementara dan silau jika diarahkan langsung ke lensa, tetapi terjadinya kerusakan fatal tergolong kecil.
  • Kelas 3B: Satu tingkat di atas 3R dengan daya 5 mW hingga 500 mW. Umumnya digunakan untuk laboratorium, industri, hingga pencahayaan profesional panggung. Laser kelas ini mampu merusak sensor kamera HP secara permanen jika terpapar langsung dalam jangka waktu lama. Bawaan sensor LiDAR pada kendaraan kamu juga berada di kategori ancaman serupa jika terpapar langsung.
  • Kelas 4: Berada di tingkat kelas dengan risiko sangat tinggi, dayanya di atas 500 mW. Digunakan khusus untuk pengelasan, pemotongan, hingga operasi medis. Paparan laser Kelas 4 ke lensa kamera akan merusak kamera secara permanen dan terjadi seketika. Laser ini juga sangat berbahaya bagi tubuh dan kesehatan.

Ancaman Laser di Acara Musik dan Klub Malam

Sebagian besar laser yang digunakan di klub malam atau panggung pertunjukan menggunakan laser kelas 3B hingga kelas 4.

Meski regulasi keselamatan penggunaan laser sudah diatur di berbagai negara, bukan berarti penyelenggara atau pemilik tempat akan selalu mematuhi aturan tersebut.

Sebaiknya, kamu lebih berhati-hati menjaga HP kamu jika laser berdaya tinggi menyorot secara acak ke arah penonton demi menghindari kerusakan permanen.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya