Liputan6.com, Jakarta - Perjalanan Trent Alexander-Arnold di Real Madrid semakin memburuk pada musim 2026/2027. Setelah Jose Mourinho menjadi pelatih anyar tim, karier Trent di Spanyol menjadi tanda tanya dan klub membuka peluang untuk memulangkannya ke Liga Inggris.
Laga kontra Sevilla, Minggu (19/10/2026) dini hari menjadi kali kelima musim ini ketika Trent hanya menonton dari bangku cadangan. Ia bahkan baru menjadi starter dalam 3 pertandingan saja.
Advertisement
"Tidak mudah bagi seorang pelatih untuk mencadangkan dua bek kanan berkualitas, tetapi menurut saya, akan sangat berguna untuk memiliki bek kanan yang memiliki stamina dan kualitas untuk bermain di belakang Endrick (Federico Valverde)," tutur Mourinho pasca laga.
Los Blancos dikabarkan akan memberikan kesempatan bagi Trent untuk kembali menjajaki Premier League. Bahkan, sang pemain saat ini dikaitkan dengan kepulangannya ke Liverpool pada tahun 2027 mendatang.
Selain karena mobilitas Federico Valverde, kedatangan Denzel Dumfries pada bursa transfer musim panas lalu turut memperkecil peluang Trent untuk mendapatkan menit bermain. Masa depannya di Santiago Bernabeu kini diperkirakan hanya tinggal menunggu waktu.
Datang ke Spanyol dengan Mimpi Besar
Akhir musim 2024/2025 menjadi awal perjalanan Trent meninggalkan Liverpool. Berbekal kontrak yang habis, pemain berusia 28 tahun tersebut memutuskan bergabung dengan klub impiannya asal ibu kota Spanyol, Real Madrid.
"Saat saya katakan bahwa saya sudah menunggu lama, maksud saya adalah beberapa minggu, bukan bertahun-tahun. Saya sangat senang bisa berada di sini," ujar Trent kala diperkenalkan ke publik oleh El Real.
"Saya tidak terkejut melihat Real Madrid memenangkan berbagai trofi. Saya ingin menjadi bagian dari kesuksesan klub ini ke depannya. Ini adalah tim dengan mentalitas juara, dan saya tidak sabar untuk segera memulainya," imbuhnya.
Cedera Jadi Penghalang
Masa adaptasi eks Liverpool bersama Los Blancos tidak berjalan mulus. Musim perdananya berakhir dengan Trent harus menepi dalam lebih dari 20 pertandingan bersama klub dan timnas.
Puncaknya, Thomas Tuchel tidak mencantumkan nama Trent dalam susunan pemain timnas Inggris yang dibawa ke Piala Dunia 2026. Juru taktik asal Jerman lebih memilih memboyong Reece James, yang kala itu juga baru pulih dari cedera.
Peluang Kembali ke Liverpool
Menit bermain yang semakin minim memperbesar peluang Trent untuk cabut dari Santiago Bernabeu. Inggris menjadi destinasi terfavorit yang diyakini akan dipertimbangkan oleh sang pemain, termasuk ke klub lamanya Liverpool.
"Selain itu (kembali ke Liverpool), menurut saya itu sangat sulit, karena pasti akan melibatkan tim Premier League," sebut Andy Brassell dilansir talkSPORT.
"Kenyataannya, karena alasan finansial, Premier League mungkin merupakan tujuan yang paling masuk akal baginya. Jika bukan Liverpool, pilihannya menjadi sangat terbatas," tuntasnya.