Liputan6.com, Jakarta - Kabar duka menyelimuti jagat sepak bola Indonesia. Perjalanan rombongan suporter PSS Sleman hendak mendukung langsung tim kesayangannya berakhir tragis setelah mengalami kecelakaan maut di Tol Ngawi–Kertosono KM 616, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Minggu (18/10/2026) pagi.
Insiden berdarah tersebut melibatkan sebuah minibus membawa rombongan suporter asal Yogyakarta menuju Surabaya, serta sebuah truk muatan kelapa.
Advertisement
Kepala Unit Patroli Jalan Raya Polda Jawa Timur VI Ngawi, AKP Dodit Prasetyo menjelaskan, kecelakaan bermula ketika kedua kendaraan melaju searah dari barat (Yogyakarta) menuju timur (Surabaya). Truk bermuatan kelapa tampak melaju di lajur kiri dengan kecepatan normal di tengah kondisi lalu lintas relatif lancar.
Namun dari arah belakang, minibus ditumpangi rombongan suporter melaju cepat. Diduga akibat pengemudi kurang konsentrasi atau mengantuk, minibus gagal mengantisipasi jarak aman dan tak sempat mengerem. Akibatnya, benturan keras tak terelakkan menghantam bagian belakang truk di lajur kiri.
"Kerusakan parah terjadi pada bagian depan minibus akibat benturan yang sangat keras," kata Dodit, Minggu (18/10/2026).
Dampak benturan dahsyat tersebut memakan korban jiwa. Total ada 4 orang meninggal dunia. Satu korban tewas seketika di lokasi kejadian (TKP), sementara tiga korban lainnya mengembuskan napas terakhir saat dalam perjalanan menuju rumah sakit.
"Untuk luka berat 1 orang, mengalami luka serius dan saat ini sedang dalam perawatan intensif di rumah sakit terdekat. Sedangkan luka ringan 5 orang, dilaporkan mengalami luka-luka ringan," ujar Dodit
Satuan Lalu Lintas (Satlantas) dan Patroli Jalan Raya (PJR) Jatim telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Kepolisian juga menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga korban ditinggalkan dan berharap para korban luka dapat segera pulih.
Tragedi ini menjadi pengingat keras bagi para pengguna jalan, khususnya dalam perjalanan jarak jauh, untuk selalu mengutamakan keselamatan.
"Kondisi fisik yang prima dan konsentrasi penuh adalah mutlaksegera beristirahat di rest area jika merasa lelah atau mengantuk demi menghindari risiko yang merenggut nyawa," pungkasnya.