Bupati Aceh Barat Siapkan 10 Ribu Masker Hadapi Kabut Asap

Aceh Barat menyiapkan 10 ribu masker untuk mengantisipasi dampak kabut asap kiriman dan mengimbau warga mengurangi aktivitas di luar rumah.

oleh Tim RegionalDiterbitkan 17 Oktober 2026, 18:03 WIB
Bupati Aceh Barat Tarmizi didampingi Wakil Bupati Said Fadheil, Sabtu di Meulaboh. (ANTARA)

Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Barat menyiapkan 10 ribu lembar masker untuk mengantisipasi dampak kabut asap kiriman yang mulai menyelimuti wilayah tersebut.

Bupati Aceh Barat Tarmizi mengatakan, masker akan dibagikan kepada masyarakat dengan memprioritaskan anak-anak dan balita yang lebih rentan mengalami gangguan kesehatan akibat paparan asap.

"Masker tersebut nantinya akan dibagikan secara masif kepada seluruh masyarakat, dengan prioritas utama bagi anak-anak dan balita yang lebih rentan terhadap infeksi saluran pernapasan," kata Tarmizi didampingi Wakil Bupati Said Fadheil di Meulaboh, Sabtu, 17 Oktober 2026.

Tarmizi menjelaskan, penyediaan masker merupakan langkah mitigasi kesehatan menyusul kabut asap yang terbawa dari daerah lain. Melalui dinas kesehatan, pemerintah daerah menyiapkan stok masker sekaligus mengadakan 10 ribu masker baru.

"Pemkab melalui dinas kesehatan menyiagakan stok masker serta melakukan pengadaan sebanyak 10.000 masker baru," ujarnya.

Sebelum kabut asap kiriman melanda Aceh Barat, pemerintah daerah telah menginstruksikan jajaran hingga tingkat kecamatan dan desa untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Gelar Apel Siaga

Bupati Aceh Barat Tarmizi saat memimpin Apel siaga bencana di seluruh kecamatan. Selain itu, apel siaga akbar dilaksanakan di Lapangan Teuku Umar. (Istimewa)

Pemkab Aceh Barat juga menggelar apel siaga bencana di seluruh kecamatan. Selain itu, apel siaga akbar dilaksanakan di Lapangan Teuku Umar dengan melibatkan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), TNI, Polri, serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Sebagai langkah pencegahan, pemerintah daerah mengimbau masyarakat tidak membakar lahan, terutama lahan gambut yang sulit dipadamkan jika terbakar.

Tarmizi juga meminta warga mengurangi aktivitas di luar rumah apabila tidak mendesak selama kabut asap masih menyelimuti wilayah tersebut.

"Selain itu, kami juga meminta warga untuk mengurangi aktivitas di luar rumah jika tidak mendesak, karena kabut asap ini berbahaya," ujar Tarmizi.

Tag Terkait

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya