BMW i3 50L Rilis di Tiongkok, Jarak Tempuh Tembus 1.213 Km

BMW i3 50L khusus pasar Tiongkok berhasil menempuh jarak 1.213 km dalam sekali isi daya penuh. Simak komparasi spesifikasinya!

oleh Muhammad Luthfi Naufal AqilahDiterbitkan 20 Oktober 2026, 10:15 WIB
Tampilan sudut depan sedan listrik BMW i3 bodi merah yang mengusung bahasa desain futuristik dan arsitektur Neue Klasse. (Carscoops)

Liputan6.com, Jakarta - Sedan listrik berarsitektur Neue Klasse, BMW i3, resmi dipasarkan untuk kawasan Amerika Serikat dan Eropa dengan klaim jarak tempuh melampaui 400 mil (sekitar 643 km) serta kemampuan pengisian daya ultra-cepat. Namun, capaian impresif versi Barat tersebut ternyata masih kalah jauh dibandingkan varian khusus yang dirilis di pasar Tiongkok.

Melansir laman Carscoops, Selasa (20/10/2026), varian khusus tersebut adalah BMW i3 50L (Long Wheelbase). Dalam uji ketahanan jarak jauh (endurance challenge) yang digelar di Tiongkok, sedan listrik berpenggerak roda belakang ini dilaporkan berhasil menempuh jarak fantastis hingga 754 mil atau setara 1.213 km hanya dalam sekali pengisian daya penuh (single charge). Mobil ini tiba di garis akhir dengan sisa baterai hanya 1 persen.

Meskipun pengujian standar CLTC Tiongkok kerap dinilai lebih optimistis dibandingkan standar EPA (AS) maupun WLTP (Eropa), hasil pengujian jalan nyata ini membuktikan tingkat efisiensi yang sangat tinggi.

BMW mengklaim i3 50L mencatatkan rata-rata konsumsi energi 8,8 kWh per 100 mil (sekitar 7,06 mil per kWh), yang menjadikannya salah satu sedan listrik paling irit di kelasnya.

 

Komparasi Spesifikasi dan Fitur: BMW i3 Pasar Tiongkok vs Versi Eropa

Sorotan bodi samping hingga buritan BMW i3 50L berwarna hijau yang menampilkan dimensi bodi lebih panjang khusus pasar Tiongkok. (Carscoops)

Perbedaan mendasar antara BMW i3 50L Tiongkok dan versi Eropa terletak pada kapasitas baterai, dimensi bodi, serta konfigurasi penggeraknya. Di pasar Tiongkok, i3 50L dibekali paket baterai jumbo berkapasitas 113,4 kWh dengan motor listrik tunggal penggerak roda belakang (Rear-Wheel Drive/RWD).

Untuk mengakomodasi baterai raksasa tersebut sekaligus memenuhi preferensi konsumen lokal yang menyukai ruang kaki (legroom) baris kedua yang ekstra lega, jarak sumbu roda (wheelbase) mobil ini diperpanjang hingga 4,3 inci (108 mm) dibanding versi standar, lengkap dengan gagang pintu khusus sesuai regulasi keselamatan setempat.

Sementara itu, pasar Eropa mendapatkan varian penggerak ganda (xDrive/AWD) dengan dua pilihan spesifikasi utama. Varian entry-level BMW i3 40 xDrive mengusung motor ganda bertenaga 369 hp (374 PS) dan baterai 82,8 kWh, yang mampu menempuh jarak hingga 441 mil (710 km) WLTP dengan kecepatan cas maksimal 300 kW serta akselerasi 0–100 km/jam dalam 5,4 detik.

Bagi konsumen yang menginginkan performa lebih tinggi, hadir BMW i3 50 xDrive yang memuntahkan tenaga 463 hp (469 PS) dari baterai 108,7 kWh. Varian ini sanggup melaju hingga 567 mil (912 km) WLTP, mendukung pengisian daya cepat hingga 400 kW, serta mampu melesat dari 0–100 km/jam hanya dalam kurun waktu 4,7 detik.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya