Jose Mourinho Membayangkan Jadi Vinicius: Mungkin Saya Sudah Pergi dari Real Madrid

Jose Mourinho menilai, jika berada di posisi Vinicius Junior, ia akan memilih hengkang. Vinicius bertahan dengan kontrak baru dan berpeluang starter lawan Leipzig.

oleh Benediktus Gerendo PradigdoDiterbitkan 18 Oktober 2026, 10:50 WIB
Pelatih Benfica, Jose Mourinho tak senang dengan selebrasi gol Vinicius yang akhirnya memicu insiden tersebut. Hal itu membuatnya memilih bersikap netral terkait insiden rasisme yang dialami Vinicius Junior. (AP Photo/Pedro Rocha)

Liputan6.com, Jakarta - Jose Mourinho mengangkat isu masa depan Vinicius Junior di Real Madrid dengan pernyataan yang tegas.

Pelatih asal Portugal itu membayangkan, jika berada di posisi sang winger, ia mungkin tidak akan bertahan di Madrid karena merasa perlu mencari lingkungan yang lebih menghormati. Pernyataan ini dikutip oleh TNT Sports.

Mourinho menilai Vinicius berhak atas rasa hormat di mana pun ia bermain. Ia mengisyaratkan bahwa pilihan karier sang pemain sangat terbuka, termasuk jika harus meninggalkan Santiago Bernabeu untuk mendapatkan suasana yang lebih bersahabat.

Dalam pandangan Mourinho, keputusan yang diambil seorang pemain kerap dipengaruhi konteks personal. Namun, ia memahami mengapa Vinicius memilih tetap membela Real Madrid.


Jika Di Posisi Vini, Mourinho Pilih Pergi

Mourinho menyampaikan pandangannya jelang pertandingan Real Madrid melawan Sevilla, Minggu (18/10/2026). Ia menyebut, di posisi Vinicius, keputusannya mungkin berbeda.

Menurut Mourinho, Vinicius memiliki kesempatan untuk mencari klub yang bisa memberinya penghormatan lebih besar, termasuk apabila ia memutuskan meninggalkan Santiago Bernabeu. Ia bahkan menyiratkan akan memaksakan kepergian jika menghadapi situasi serupa.

"Jika saya berada di posisi Vinicius, kemungkinan besar saya tidak akan berada di sini," ujar Mourinho.

"Musim panas lalu, saya mungkin akan memaksakan diri untuk pergi ke liga, negara, klub, dan stadion yang akan menghormatinya," lanjutnya.

Mourinho memahami alasan Vinicius memilih bertahan. Ia menyebut pemain berusia 26 tahun itu memiliki ikatan kuat dengan klub dan yakin situasinya akan membaik.

"Namun, karena dia adalah penggemar Madrid, mencintai klub dan kotanya, serta percaya segala sesuatunya bisa selalu membaik, dia memperbarui kontraknya dan akan terus mempertahankan senyumnya," kata Mourinho.


Kontrak Enam Tahun dan Godaan Arsenal

Negosiasi kontrak Vinicius dengan Real Madrid berlangsung panjang dan sempat menimbulkan tanda tanya mengenai masa depannya.

Dalam periode itu, Arsenal yang berstatus juara bertahan Premier League dilaporkan siap bergerak jika kesepakatan baru tak tercapai.

Ketertarikan dari London Utara itu disebut mendorong Madrid memperbaiki tawaran. Vinicius menandatangani kontrak baru berdurasi enam tahun yang mengikatnya hingga setidaknya 2032.

Mourinho menilai pilihan tersebut merefleksikan kecintaan Vinicius kepada klub.

Lanjut Baca:

"Ketika dia menandatangani kontrak itu, dia melakukannya karena Madrid adalah rumahnya. Real Madrid adalah rumahnya," tutur Mourinho. Ia juga menyebut Vinicius sebagai salah satu sumber kebahagiaan utama di ruang ganti dan mengapresiasi kemampuannya bertahan di tengah tekanan.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya