Liputan6.com, Jakarta - Liverpool memetik 3 poin penting usai menang 2-1 di markas Brentford pada Sabtu (17/10/2026) malam WIB. Namun, euforia itu meredup. Dominik Szoboszlai dan Jeremie Frimpong mengalami cedera dalam laga yang sama, dilansir dari Metro.
Andoni Iraola mengakui keduanya berpotensi menepi untuk periode tertentu. Szoboszlai mengalami kambuhnya masalah hamstring, sementara Frimpong terkena cedera baru tak lama setelah masuk sebagai pengganti.
Advertisement
Situasi ini muncul ketika Liverpool harus mengelola beban fisik skuad di tengah kalender yang padat, termasuk setelah partai tandang di Liga Champions pada pekan yang sama.
Hamstring Szoboszlai Kambuh Lagi
Dominik Szoboszlai kembali bermasalah dengan hamstring saat menghadapi Brentford. Gelandang asal Hungaria itu sebelumnya sudah absen pada dua pertandingan terakhir karena cedera serupa.
Di laga ini, Szoboszlai hanya bertahan 32 menit sebelum meminta diganti. Durasi bermain yang singkat itu mengindikasikan pemulihan yang dijalani belum benar-benar tuntas.
Iraola menegaskan keluhan tersebut bukan insiden baru, melainkan kekambuhan dari cedera yang sama.
"Dom merasakan cedera yang sama. Ini bukan cedera baru dan kemungkinan belum cukup pulih, jadi kami membutuhkan lebih banyak waktu untuknya," ujar Iraola.
Kondisi itu memaksa Liverpool berhitung cermat soal timing kembalinya Szoboszlai agar tidak memicu masalah berulang ketika ia nanti turun lagi.
Frimpong Hanya 7 Menit di Lapangan
Jeremie Frimpong juga mengalami kendala fisik pada laga ini. Ia masuk di awal babak kedua, tetapi hanya bertahan tujuh menit sebelum harus ditarik keluar.
Berbeda dengan Szoboszlai, masalah yang menimpa Frimpong dikategorikan sebagai cedera baru.
Iraola menyebut indikasi kram sempat muncul usai pertandingan melawan LASK di kompetisi Eropa.
"Sementara itu, cedera Jeremie merupakan masalah baru. Saya pikir dia mengalami kram pada pertandingan sebelumnya melawan LASK," kata Iraola.
Keputusan memainkan Frimpong diambil untuk menambah daya dobrak, terutama ketika lawan bermain dengan 10 orang.
Namun rencana itu tidak berjalan karena Frimpong kembali bermasalah dan harus meninggalkan lapangan lebih cepat.
Jadwal Padat Persulit Pemulihan
Iraola menyoroti ketatnya jadwal sebagai tantangan utama pengelolaan kebugaran pemain seusai laga Eropa.
Ia menyebut tim baru saja melakoni partai tandang Liga Champions dua hari sebelumnya dan pulang larut malam, membuat waktu pemulihan menjadi sangat terbatas.