Kemenangan Liverpool di Kandang Brentford Diwarnai Cedera Szoboszlai dan Frimpong

Liverpool menang 2-1 di markas Brentford, Sabtu (17/10/2026) malam WIB. Szoboszlai dan Frimpong cedera; Iraola menyebut keduanya absen sementara.

oleh Benediktus Gerendo PradigdoDiterbitkan 18 Oktober 2026, 07:35 WIB
Pemain Liverpool, Dominik Szoboszlai, melepas tendangan sembari dibayangi olhe pemain Brentford, Yehor Yarmolyuk, dalam laga pekan ketujuh Premier League, Sabtu (17/10/2026) malam WIB. (AP Photo/Kin Cheung)

Liputan6.com, Jakarta - Liverpool memetik 3 poin penting usai menang 2-1 di markas Brentford pada Sabtu (17/10/2026) malam WIB. Namun, euforia itu meredup. Dominik Szoboszlai dan Jeremie Frimpong mengalami cedera dalam laga yang sama, dilansir dari Metro.

Andoni Iraola mengakui keduanya berpotensi menepi untuk periode tertentu. Szoboszlai mengalami kambuhnya masalah hamstring, sementara Frimpong terkena cedera baru tak lama setelah masuk sebagai pengganti.

Situasi ini muncul ketika Liverpool harus mengelola beban fisik skuad di tengah kalender yang padat, termasuk setelah partai tandang di Liga Champions pada pekan yang sama.


Hamstring Szoboszlai Kambuh Lagi

Dominik Szoboszlai kembali bermasalah dengan hamstring saat menghadapi Brentford. Gelandang asal Hungaria itu sebelumnya sudah absen pada dua pertandingan terakhir karena cedera serupa.

Di laga ini, Szoboszlai hanya bertahan 32 menit sebelum meminta diganti. Durasi bermain yang singkat itu mengindikasikan pemulihan yang dijalani belum benar-benar tuntas.

Iraola menegaskan keluhan tersebut bukan insiden baru, melainkan kekambuhan dari cedera yang sama.

"Dom merasakan cedera yang sama. Ini bukan cedera baru dan kemungkinan belum cukup pulih, jadi kami membutuhkan lebih banyak waktu untuknya," ujar Iraola.

Kondisi itu memaksa Liverpool berhitung cermat soal timing kembalinya Szoboszlai agar tidak memicu masalah berulang ketika ia nanti turun lagi.


Frimpong Hanya 7 Menit di Lapangan

Jeremie Frimpong juga mengalami kendala fisik pada laga ini. Ia masuk di awal babak kedua, tetapi hanya bertahan tujuh menit sebelum harus ditarik keluar.

Berbeda dengan Szoboszlai, masalah yang menimpa Frimpong dikategorikan sebagai cedera baru.

Iraola menyebut indikasi kram sempat muncul usai pertandingan melawan LASK di kompetisi Eropa.

"Sementara itu, cedera Jeremie merupakan masalah baru. Saya pikir dia mengalami kram pada pertandingan sebelumnya melawan LASK," kata Iraola.

Keputusan memainkan Frimpong diambil untuk menambah daya dobrak, terutama ketika lawan bermain dengan 10 orang.

Namun rencana itu tidak berjalan karena Frimpong kembali bermasalah dan harus meninggalkan lapangan lebih cepat.


Jadwal Padat Persulit Pemulihan

Iraola menyoroti ketatnya jadwal sebagai tantangan utama pengelolaan kebugaran pemain seusai laga Eropa.

Ia menyebut tim baru saja melakoni partai tandang Liga Champions dua hari sebelumnya dan pulang larut malam, membuat waktu pemulihan menjadi sangat terbatas.

Lanjut Baca:

"Saya pikir kami berada dalam situasi yang sangat rumit," ujar Iraola. "Kami baru bermain tandang di Liga Champions dua hari sebelumnya. Kami tiba kembali pada larut malam dan kemungkinan tidak mendapatkan pemulihan yang semestinya," lanjutnya. Dalam kondisi seperti ini, pilihan menjadi sulit: memainkan pemain yang sudah dua kali tampil dan kelelahan, atau memberi menit bermain kepada pemain yang baru pulih namun belum sepenuhnya bugar. Szoboszlai yang cederanya kambuh dan Frimpong yang mengalami masalah baru menjadi contoh nyata dilema tersebut.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya