Liputan6.com, Jakarta - Penggemar tampaknya begitu antusias menyambut konser Guns N' Roses yang akan diselenggarakan di Stadion Madya Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, pada 21 November 2026 mendatang. Promotor Rajawali Indonesia, Anas Alimi, mengungkap bahwa tiket kategori tribun, termasuk VIP, serta tribun A dan B, telah habis terjual, sementara tiket kategori festival masih tersedia.
Anas Alimi menyebut persiapan konser berjalan lancar, termasuk komunikasi dengan manajemen Guns N' Roses. Ia optimistis sisa tiket akan segera habis menjelang hari pertunjukan.
Advertisement
"Semua berjalan baik, komunikasi dengan pihak manajemen GNR berjalan baik. Tinggal jalan, tinggal menghabiskan sisa tiket. Sudah ketahuan sih sisanya tinggal festival. Semua tribun dari VIP tribun A dan B sudah sold out," kata Anas Alimi di Kawasan Senayan, Jakarta, Jumat (16/10/2026).
Menurut Anas, penggemar Guns N' Roses di Indonesia memiliki antusiasme yang tinggi terhadap band yang digawangi Axl Rose dan Slash tersebut. Ia juga ingin menjadikan konser ini sebagai momentum istimewa dengan menghadirkan kolaborasi para musisi rock legendaris Indonesia.
"Fans GnR sangat kuat dan hardcore. Ini tinggal sisa sedikit menuju 40 hari dan kami yakin sold out. Bagi saya menghadirkan beliau-beliau sesuatu yang spesial. Kehadiran GnR yang menjadi band rock besar di dunia harus disambut sesuatu yang spesial. Makanya kenapa bukan konsep band yang diambil tapi justru juru kunci-juru kunci yang kita jadikan satu. Karena Indonesia punya sejarah rock yang panjang," ujarnya.
Reaksi Guns N' Roses soal Special Performance
Meski persiapan berjalan baik, promotor sempat menghadapi tantangan saat membahas konsep penampilan pembuka bersama manajemen Guns N' Roses. Anas mengaku membutuhkan waktu cukup panjang untuk menjelaskan gagasan yang melibatkan para maestro gitar Indonesia tersebut.
"Paling menantang diskusi tentang special performance. Lama banget ngobrol sama pihak GNR. Karena harus diinformasikan ya. Kata mereka ini konsep yang bagus. Karena kita kirim semua siapa saja yang main," tutur Anas.
Sembilan Dewa Gitar Indonesia
Untuk membuka konser Guns N' Roses, promotor menyiapkan konsep bertajuk sembilan dewa gitar Indonesia yang melibatkan Ian Antono, Eet Sjahranie, Edi Kemput, Toto Tewel, Pay BIP, Azis MS Jamrud, John Paul Ivan Boomerang, Dewa Budjana, dan Rhoma Irama. Kolaborasi ini dirancang sebagai penghormatan terhadap perjalanan panjang musik rock Indonesia sebelum Guns N' Roses tampil.