Pemadaman Kebakaran Gunung Arjuno-Ringgit Terkendala Alat

Kebakaran kawasan Gunung Arjuno-Ringgit pertama kali terdeteksi pada Jumat, 16 Oktober 2026.

oleh HermawanDiterbitkan 17 Oktober 2026, 15:56 WIB
Sebanyak 27 personel gabungan dikerahkan untuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Arjuno-Ringgit, Jawa Timur.

Liputan6.com, Jakarta - Sebanyak 27 personel gabungan dikerahkan untuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Arjuno-Ringgit, Jawa Timur. Keterbatasan peralatan, termasuk belum tersedianya pompa air berkapasitas besar, membuat petugas mengandalkan pemadaman manual di tengah medan yang terjal.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi, mengatakan upaya pemadaman saat ini masih bertumpu pada personel yang bekerja langsung di lapangan.

"Upaya kami mengandalkan tenaga personel darat karena penggunaan pompa air berkapasitas besar belum memungkinkan," ungkap Sugeng, Sabtu (17/10/2026).

Kebakaran pertama kali terdeteksi pada Jumat, 16 Oktober 2026, dengan titik api berada di kawasan Desa Jatiarjo dan Desa Dayurejo, Kecamatan Prigen. Petugas berupaya mengendalikan api agar tidak meluas ke permukiman maupun kawasan konservasi.

 

Kendala Utama

Personel gabungan yang diterjunkan berasal dari BPBD Kabupaten Pasuruan, BPBD Jawa Timur, Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo, polisi hutan, dan Manggala Agni. Posko darurat juga disiagakan di Desa Dayurejo untuk mendukung koordinasi penanganan kebakaran.

Keterbatasan sarana dan prasarana serta kondisi medan yang sulit membuat proses pemadaman menghadapi tantangan. Petugas melakukan penyisiran secara manual dan membuat sekat bakar untuk membatasi pergerakan api.

Sugeng mengatakan upaya pemadaman akan terus dilakukan hingga kebakaran benar-benar terkendali.

"Keterbatasan peralatan memang menjadi kendala utama, tetapi kami terus bersiaga dan melakukan pemadaman manual sampai api benar-benar padam," tegasnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya