Trafik Internet XLSmart di Jogja–Solo Naik 17 Persen dalam Setahun

Pertumbuhan trafik internet XLSmart sebesar 17% di Jogja–Solo dalam satu tahun terakhir menunjukkan konektivitas semakin penting dalam kehidupan masyarakat.

oleh IskandarDiterbitkan 17 Oktober 2026, 18:11 WIB
Senior VP Mobile Sales XLSMART area DIY-Jateng, Joseph Marthinus Gultom, saat media briefing 5G XLSmart di Solo, Jawa Tengah. Liputan6.com/Iskandar

Liputan6.com, Jakarta - Perkembangan gaya hidup digital masyarakat di wilayah Yogyakarta (Jogja) dan Solo mendorong peningkatan konsumsi data secara signifikan.

Beragam aktivitas, mulai dari pembelajaran hybrid, transaksi UMKM, hingga penciptaan konten digital oleh wisatawan dan kreator lokal, menjadi motor utama melonjaknya kebutuhan konektivitas berkapasitas besar dengan latensi rendah di koridor tersebut.

Lonjakan penggunaan data ini tecermin dari catatan operasional XLSmart. Dalam kurun waktu satu tahun terakhir, perusahaan telekomunikasi tersebut mencatat pertumbuhan trafik internet hingga belasan persen di kawasan DIY dan Jawa Tengah.

Senior VP Mobile Sales XLSMART area DIY-Jateng, Joseph Marthinus Gultom, menyampaikan bahwa peningkatan ini menegaskan peran krusial internet dalam menopang perekonomian dan pendidikan lokal.

"Pertumbuhan trafik internet sebesar 17% di wilayah Jogja–Solo dalam satu tahun terakhir menunjukkan bahwa konektivitas semakin penting dalam kehidupan masyarakat. Di Jogja, kebutuhan digital banyak didorong oleh pendidikan, kreativitas, dan pariwisata, sementara di Solo berkembang seiring aktivitas perdagangan dan UMKM," ujar Joseph saat media brief 5G XLSmart di Solo, Jumat (16/10/2026).

Ia menyebut, perusahaan ingin masyarakat merasakan bahwa 5G bukan hanya tentang kecepatan internet, tetapi juga bagaimana teknologi ini dapat mendukung aktivitas sehari-hari, mulai dari mahasiswa mengikuti kelas online, wisatawan berbagi pengalaman perjalanan, hingga pelaku usaha memasarkan produknya secara digital.

"Melalui pengembangan jaringan XLSMART dan pilihan layanan seperti XL Ultra 5G+, kami ingin manfaat 5G semakin dekat dengan kebutuhan pelanggan," ucapnya, menambahkan.

Merespons tren pertumbuhan ini, XLSmart mengimplementasikan strategi perluasan jaringan melalui pendekatan 5G Blanket Coverage. Metode ini dirancang untuk menyediaakan jangkauan 5G yang menyeluruh di area-area strategis, alih-alih sekadar berfokus pada titik-titik tertentu.

 

Diperkuat 40 Ribu BTS

Di Yogyakarta, penguatan jaringan difokuskan pada pusat keramaian dan titik pariwisata utama seperti Kawasan Malioboro, Tugu Yogyakarta, Stasiun Tugu, Candi Prambanan, Jogja Expo Center (JEC), hingga Stadion Kridosono.

Sementara di Solo, jangkauan diperluas ke pusat aktivitas mobilitas dan budaya, termasuk Stasiun Solo Balapan, Stadion Manahan, dan Pura Mangkunegaran.

Secara infrastruktur, keandalan layanan XLSmart di wilayah DIY dan Jawa Tengah didukung oleh total lebih dari 40.000 Base Transceiver Station (BTS).

Di Jawa Tengah, pengerahan jaringan ditopang sekitar 35.100 BTS dengan lebih dari 8.000 di antaranya berteknologi 5G. Adapun di wilayah DIY, infrastruktur diperkuat oleh lebih dari 5.100 BTS, mencakup lebih dari 1.300 BTS 5G. 

 

 

Penguatan Jaringan Bertahap

Ekspansi di koridor Jogja–Solo ini menjadi bagian dari komitmen nasional XLSmart yang kini telah menjangkau 70 kota dan kabupaten di Indonesia.

Penguatan jaringan akan berlanjut secara bertahap, di mana XLSmart merencanakan perluasan 5G Blanket Coverage ke wilayah Kota Magelang, Kabupaten Magelang, dan Kota Tegal pada November 2026.

Langkah penguatan infrastruktur dan penyediaan produk seperti XL Ultra 5G+ diharapkan dapat terus mengakselerasi produktivitas masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi digital di Jawa Tengah, DIY, dan kawasan Indonesia lainnya.

 
 
 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya