Hadir di Indonesia, DJI Dock 4 Bawa Teknologi Tukar Baterai Otomatis 25 Detik

Docking station DJI Dock 4 dibekali fitur penggantian baterai otomatis dengan durasi di bawah 25 detik.

oleh IskandarDiterbitkan 17 Oktober 2026, 08:39 WIB
DJI Dock 4 dengan dengan drone DJI Matrice 5TD. Credit: DJI

Liputan6.com, Jakarta - Halo Robotics memboyong DJI Dock 4 ke pasar Indonesia. Stasiun docking drone otomatis terbaru ini hadir sebagai solusi pemantauan udara jarak jauh untuk sektor industri berskala besar seperti pertambangan, energi, hingga perkebunan.

Berpasangan dengan drone DJI Matrice 5TD, perangkat tersebut dirancang untuk menjalankan misi penerbangan berulang secara mandiri tanpa tergantung pada kehadiran fisik operator di lapangan.

"Dock otomatis membuat drone selalu siaga di lokasi, sehingga penerbangan dapat berjalan sesuai jadwal tetap dan tim operasional dapat merespons segera setelah alarm berbunyi," ungkap Managing Director Halo Robotics, Johannes Soekidi, dalam keterangannya, Sabtu (17/10/2026).

Senada dengan hal tersebut, perwakilan DJI Enterprise, Christina Zhang, menegaskan bahwa DJI Dock 4 mengusung misi utama memangkas frekuensi kunjungan lapangan melalui otomatisasi penuh dan dukungan jaringan purna jual nasional.

Keunggulan utama DJI Dock 4 terletak pada efisiensi operasionalnya yang ekstrem. Perangkat ini menjadi docking station pertama DJI yang dibekali fitur penggantian baterai otomatis (swapping battery) dengan durasi di bawah 25 detik.

Dipadukan dengan jeda operasional kurang dari 45 detik dari titik pendaratan hingga siap meluncur kembali, DJI Dock 4 memangkas hambatan pengisian daya konvensional dan memungkinkan drone terbang secara berurutan dalam sehari.

 

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Tahan Suhu Ekstrem

Secara teknis, DJI Dock 4 dirancang tangguh untuk medan ekstrem dengan sertifikasi IP56 untuk dock dan IP55 untuk unit drone. Perangkat berbobot 66 kg ini sanggup beroperasi pada rentang suhu -40°C hingga 50°C.

Unit Matrice 5TD yang diusungnya menawarkan waktu terbang hingga 59 menit, radius operasi 10 kilometer, serta jarak jangkauan transmisi sinyal mencapai 12 kilometer.

Seluruh manajemen penerbangan, mulai dari pemetaan rute, pengawasan data termal/visual, hingga kendali jarak jauh dikelola secara terpusat via perangkat lunak DJI FlightHub 2.

Fitur ini memudahkan operasional multidisiplin—seperti pemantauan stockpile tambang, inspeksi koridor jaringan listrik, analisis risiko karhutla di sektor kehutanan, hingga verifikasi alarm keamanan kawasan industri secara real-time.

Untuk menjamin keandalan integrasi di infrastruktur lokal, Halo Robotics menyiagakan teknisi bersertifikasi DJI Dock Installation Engineer dan DJI FlightHub 2 On-Premise Engineer. Dukungan ini mencakup opsi integrasi server private cloud serta layanan garansi dan perbaikan resmi langsung di dalam negeri.

 
 
 
 
 

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya