Liputan6.com, Jakarta - Raditya yang semakin terdesak akhirnya berusaha melarikan diri ketika polisi hendak membawanya. Ia berlari ke lobi perusahaan dan menyandera Arina untuk meloloskan diri dari kepungan petugas.
Di rumah sakit, Raditya kembali memperlihatkan kebengisannya. Ketika Adella datang menemuinya karena ingin melihatnya kehilangan kekuasaan, Raditya justru mencoba memaksanya membantu pelariannya. Arina menerobos masuk untuk menyelamatkan Adella, tetapi Raditya malah mencengkeram tangan Arina dan menjadikannya sandera.
Advertisement
Arina berusaha melawan dengan menyerang Raditya menggunakan bantal dan mencengkeram rambutnya hingga Fico akhirnya ikut turun tangan. Petugas polisi yang kemudian masuk mendapati Raditya dalam keadaan berantakan.
Sesampainya di rumah, Fico memeriksa bekas cengkeraman Raditya di pergelangan tangan Arina dan memintanya beristirahat. Setelah Fico pergi ke kantor, Arina menerima telepon dari pengacara Fico. Audy ternyata meminta bertemu dengan Arina karena mengaku memiliki sesuatu yang harus Arina ketahui tentang mendiang ibunya, Renny. Arina terdiam mendengar kabar tersebut. Ia pun memutuskan untuk menemui Audy di kantor polisi.
Tanpa disadari Arina, Baskara, yang kini menyamar dengan identitas Bastian, sedang mengawasi rumah mereka.