Tarra Budiman Debut Film Drama Beautiful Pain, Perankan Randy yang Jadi Tantangan Baru

Tarra Budiman sebut karakter Randy di Beautiful Pain yang miliki dua layer menjadi tantangan baginya.

oleh Nola VemilianaDiterbitkan 19 Oktober 2026, 08:00 WIB
Tarra Budiman dalam konferensi pers film Beautiful Pain yang dihelat di Jakarta, Kamis (15/10/2026). (Liputan6.com/Nola Vemiliana)

Liputan6.com, Jakarta - Aktor Tanah Air Tarra Budiman debut film drama pertamanya dalam Beautiful Pain. Film pertama milik sutradara Dmaz Brodjonegoro ini mengangkat tema utama tentang perempuan pejuang.

Dalam konferensi pers film Beautiful Pain yang dihelat di Epicentrum XXI, Jakarta pada Kamis (15/10/2026), Tarra Budiman yang memerankan tokoh bernama Randy mengungkapkan sebenarnya ia memang ingin keluar dari zona nyaman dengan bermain di film drama.

“Banyak orang yang tidak tahu kalau Tara tuh juga pengen banget main film drama. Biasanya komedi mulu,” ujar Tarra.

Aktor berusia 40 tahun tersebut pun menyebutkan tantangan memerankan karakter Randy adalah terletak pada dua layer yang dimiliki tokoh tersebut. Ia juga mengaku tidak menyukai karakter seperti Randy.

“Karakter Randy itu agak susah saya temuin. Awal-awal saya tidak bisa menemukan. Karena apa? Saya tidak suka karakter seperti itu. Jujur. Randy pun memerankan dua karakter. Bagaimana caranya ketika dari awal Rendy itu tuh terlihat seperti penolong. Terlihat seperti orang yang supel. Itu tuh adalah tantangannya,” ujarnya.


Kesulitan Perankan Karakter Bajingan

Tarra Budiman dalam konferensi pers film Beautiful Pain yang dihelat di Jakarta, Kamis (15/10/2026). (Liputan6.com/Nola Vemiliana)

Bintang film Suami-Suami Masa Kini tersebut juga mengatakan dirinya sempat kesulitan memerankan karakternya yang sifatnya bertolak belakang dengan dirinya. Meski begitu, ia merasa tetap menikmati tantangan baru itu.

“Ketika pertama kali dikasih karakter untuk menjadi seorang yang tadi dibilang itu justru menjadi sebuah tantangan buat saya karena balik lagi saya enggak tahu gimana caranya menjadi orang bajingan. Cuma dari situ ya alhamdulillah saya orangnya yang senang banget dikasih tantangan,” tutur Tarra.


Belajar dari Lukman Sardi soal Eksplorasi Karakter

Tarra Budiman dalam konferensi pers film Beautiful Pain yang dihelat di Jakarta, Kamis (15/10/2026). (Liputan6.com/Nola Vemiliana)

Sementara itu, ia juga mengungkapkan bahwa dirinya belajar banyak dari aktor kondang Lukman Sardi mengenai eksplorasi karakter. Tarra sebut akan menerima karakter apa pun yang ditawarkan kepadanya.

“Saya belajar dari Mas Lukman. Saya sempat nanya sama Mas Lukman dulu. Mas Lukman pengen karakter apa lagi? ‘Menjadi seorang bapak aja lu bisa berapa karakter. Menjadi seorang sahabat aja bisa berapa karakter.’ Jadi, ketika ditanya mau karakter apa lagi? Apa aja ya,” ujarnya.


Sinopsis Film Beautiful Pain

Film Beautiful Pain akan tayang di bioskop Indonesia mulai 22 OKtober 2026. (dok Dapur Film via IMDb)

Beautiful Pain dibuka dengan seorang wanita bernama Niken Rahmawati (Raihaanun) yang berjuang untuk menghidupi keluarganya setelah berpisah dengan sang suami, Dirga (Baim Wong), setelah terkena KDRT.

Ia tinggal bersama ibunya (Jajang C. Noer) beserta kedua anaknya, Naya (Anantya Kirana) dan Dio (Evano Zyan Alparezi) di sebuah rumah sederhana yang terlihat nyaman. Rumah yang terlihat nyaman itu pun mulai menunjukkan penghuninya yang semakin hari mulai tak akur.

Sampai akhirnya Niken bertemu dengan teman lamanya, Sekar (Siti Fauziah), yang membantunya untuk mendapatkan pekerjaan di suatu tempat lokasi syuting yang awalnya sebagai pengurus catering, lalu ditawarkan untuk bermain peran yang merubah kehidupannya menjadi lebih baik.

Namun, ruang kerja yang selama ini membuatnya nyaman, malah menjadi sumber dari pelecehan seksual yang datang kepadanya. Ia pun harus mengusut masalah tersebut untuk memperjuangkan hak atas dirinya.

Akankah Niken berhasil menghidupkan kembali keluarganya dan memperjuangkan haknya sebagai perempuan?

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya