Liputan6.com, Jakarta - Promotor AEG Presents Asia mengeluarkan peringatan kabut asap (haze advisory) resmi jelang konser BigBang di National Stadium, Singapura, yang digelar akhir pekan ini. Langkah ini diambil menyusul kondisi kabut asap lintas batas yang melanda Singapura dan sekitarnya akibat kebakaran hutan dan lahan di kawasan regional.
Konser bertajuk "2026-2027 World Tour XX: Cosmos" ini dijadwalkan berlangsung dua malam berturut-turut, yakni Sabtu (17/10/2026) dan Minggu (18/10/2026), masing-masing pukul 19.00 waktu setempat. Kondisi kabut asap yang terus memburuk dalam beberapa pekan terakhir membuat penyelenggara perlu mengeluarkan sejumlah imbauan khusus bagi penonton.
Advertisement
Isi Haze Advisory untuk Penonton
Dalam peringatan tersebut, penyelenggara menegaskan keselamatan dan kesejahteraan penonton menjadi prioritas utama di tengah kondisi kabut asap yang berpotensi memengaruhi aktivitas di luar ruangan. Beberapa langkah antisipasi yang disarankan antara lain memeriksa informasi kualitas udara terkini sebelum berangkat ke venue, serta mempertimbangkan memakai masker bagi yang sensitif terhadap kabut asap.
Penonton juga disarankan membawa botol air minum sendiri (selain berbahan kaca dan stainless steel, yang bisa diisi ulang di venue), meminimalkan aktivitas berkepanjangan di luar ruangan, serta merencanakan rute dan waktu kedatangan agar tidak terlalu lama berada di luar ruangan. Penyelenggara turut mengimbau penonton membawa obat pribadi jika diperlukan, dan segera mencari pertolongan medis bila merasa tidak sehat selama berada di lokasi acara.
Konser Bisa Dihentikan Jika PSI Tembus 300
The Kallang, selaku pengelola National Stadium, turut mengumumkan kebijakan manajemen kabut asap resmi mereka. Berdasarkan kebijakan tersebut, seluruh aktivitas baik di dalam maupun luar ruangan akan dihentikan sementara apabila pembacaan PSI (Pollutant Standards Index) 24 jam melampaui angka 300.
Meski demikian, berdasarkan data terkini, PSI di kawasan tengah Singapura sempat mencatat rekor tertinggi tahun ini di angka 173 pada awal Oktober 2026, masih berada dalam kategori "tidak sehat" (unhealthy), namun belum mendekati ambang batas 300 yang jadi syarat penghentian aktivitas. Kondisi kabut asap kiriman karhutla ini juga sempat memicu pembatalan sejumlah penerbangan regional di kawasan Asia Tenggara dalam beberapa pekan terakhir.
Konser Tetap Berlangsung Sesuai Jadwal
Hingga saat ini, belum ada pengumuman resmi soal pembatalan maupun penundaan konser BigBang di Singapura. Penyelenggara tampaknya tetap melanjutkan rencana konser sesuai jadwal, sembari memantau perkembangan kualitas udara dan menyiapkan langkah mitigasi bagi penonton yang hadir langsung ke National Stadium akhir pekan ini.