Liputan6.com, Jakarta - LEPAS Indonesia memastikan rencana peluncuran mobil listrik terbarunya, LEPAS E6, masih sesuai jadwal. SUV listrik yang sempat diperkenalkan secara terbatas pada acara Lepas Elegance Night pada akhir Juli 2026 tersebut dijadwalkan hadir di ajang Gaikindo Jakarta Auto Show (GJAW) 2026 pada November mendatang.
Kepastian tersebut disampaikan Vice Country Director LEPAS Indonesia, Temmy Wiradjaja, saat ditemui dalam acara peresmian City Store ASCO LEPAS Puri Indah, Jakarta Barat, Kamis (15/10/2026).
Advertisement
Menurut Temmy, kehadiran LEPAS E6 di GJAW 2026 masih mengikuti rencana awal yang telah disampaikan perusahaan. Namun, detail mengenai peluncuran dan spesifikasi mobil listrik tersebut masih akan diumumkan pada waktunya.
"Memang kita menyebutkan bahwa see you at GJAW pada saat kita menampilkan E6. Sampai dengan hari ini rencana tersebut masih sesuai rencana. Kita lihat nanti di GJAW, tentunya di press day," kata Temmy.
Ia menambahkan, terdapat sejumlah persiapan yang harus dilakukan sebelum memperkenalkan produk baru ke pasar Indonesia.
"Tentunya banyak yang kita perlu persiapkan untuk mengenalkan satu produk di Indonesia. Tunggu tanggal mainnya," ujarnya.
Kehadiran LEPAS E6 akan menambah pilihan kendaraan listrik di pasar otomotif nasional. Model ini diperkirakan menarik perhatian konsumen yang mencari SUV listrik dengan desain modern dan dimensi yang cukup besar untuk menunjang kebutuhan mobilitas sehari-hari.
Sebagai gambaran, LEPAS E6 merupakan versi untuk pasar Indonesia dari LEPAS L6 EV yang diperkenalkan di China dalam ajang Beijing Auto Show 2026.
LEPAS L6 EV hadir sebagai SUV listrik berukuran menengah dengan desain modern. Mobil ini memiliki panjang 4.570 mm, lebar 1.852 mm, dan tinggi 1.683 mm. Sementara itu, jarak sumbu rodanya mencapai 2.700 mm.
Dimensi tersebut memberikan gambaran mengenai proporsi kendaraan yang disiapkan untuk bersaing di segmen SUV listrik.
Untuk sektor penggerak, LEPAS L6 EV dibekali satu motor listrik yang menggerakkan roda depan atau front-wheel drive (FWD).
Motor listrik tersebut menghasilkan tenaga maksimum 178 kW atau setara 242 PS. Besaran tenaga ini menjadi salah satu daya tarik SUV listrik tersebut, terutama bagi konsumen yang menginginkan kendaraan bertenaga untuk menunjang mobilitas harian maupun perjalanan jarak jauh.
Meski demikian, spesifikasi sistem penggerak LEPAS E6 untuk Indonesia masih menunggu pengumuman resmi dari pihak perusahaan.
Baterai LFP dan Jarak Tempuh hingga 510 Km
Beralih ke sektor penyimpanan energi, LEPAS L6 EV yang dipasarkan di China menggunakan baterai berjenis lithium iron phosphate (LFP) dengan kapasitas 67 kWh.
Berdasarkan klaim pabrikan menggunakan metode pengujian New European Driving Cycle (NEDC), SUV listrik ini mampu menempuh jarak hingga 510 km dalam kondisi baterai penuh.
Angka tersebut memberikan gambaran mengenai potensi kemampuan jelajah model ini. Namun, jarak tempuh aktual dapat berbeda bergantung pada kondisi jalan, gaya berkendara, penggunaan pendingin kabin, serta faktor lingkungan lainnya.
Untuk pengisian daya, LEPAS L6 EV mendukung teknologi pengisian cepat arus searah atau DC fast charging dengan daya maksimal 120 kW.
Dengan fasilitas tersebut, pengisian baterai dari kapasitas 30 persen hingga 80 persen diklaim membutuhkan waktu sekitar 20 menit, dengan kondisi pengisian yang sesuai.
Kombinasi kapasitas baterai dan dukungan pengisian cepat tersebut menjadi salah satu aspek yang patut diperhatikan ketika LEPAS E6 resmi diperkenalkan di Indonesia.
Meski sejumlah spesifikasi LEPAS L6 EV di China telah diketahui, belum dapat dipastikan apakah seluruh konfigurasi tersebut akan diterapkan pada LEPAS E6 untuk pasar Indonesia.
Kapasitas baterai, jarak tempuh, tenaga motor listrik, hingga kemampuan pengisian daya masih perlu dikonfirmasi oleh LEPAS Indonesia.
Begitu pula dengan informasi mengenai harga, pilihan varian, serta jadwal pemesanan yang belum diumumkan secara resmi.