Aksi Ratu Thailand Terbangkan Pesawat Sendiri ke Jepang

Ratu Thailand Suthida menerbangkan pesawat kerajaan sendiri ke Jepang untuk menghadiri Kejuaraan Hoki Es Putri Asia 2027.

oleh Septian DenyDiterbitkan 15 Oktober 2026, 21:00 WIB
Ratu Thailand Suthida di Jet Tempur JAS 39C Gripen (Dok. royaloffice.th)

Liputan6.com, Bangkok - Ratu Thailand Suthida Bajrasudhabimalalakshana menerbangkan sendiri pesawat kerajaan ke Jepang pada 14 Oktober untuk menjalani kunjungan selama sembilan hari. Kunjungan tersebut dilakukan untuk menghadiri Kejuaraan Hoki Es Putri Asia 2027 yang diselenggarakan oleh Federasi Hoki Es Internasional (IIHF).

Dikutip dari VNExpress, Kamis (15/10/2026), menurut Departemen Hubungan Masyarakat Pemerintah Thailand, Ratu Suthida terbang menuju Sapporo, Jepang, dan dijadwalkan menyerahkan medali serta trofi kepada para atlet yang bertanding dalam kejuaraan tersebut.

Pesawat kerajaan bertolak dari Bandara Militer Don Mueang di Bangkok dan mendarat di Bandara New Chitose, Hokkaido, pada pukul 10.05 waktu setempat, 14 Oktober. Setelah tiba, sang ratu kemudian mengemudikan sendiri kendaraannya menuju hotel di Sapporo.

Kunjungan yang berlangsung pada 14–22 Oktober itu dilakukan atas undangan Presiden IIHF. Undangan tersebut diberikan sebagai bentuk pengakuan atas peran Ratu Suthida sebagai Duta Global Putri pertama federasi tersebut.

Aktif Promosikan Hoki Es di Thailand

Keterlibatan Ratu Suthida dalam kejuaraan ini sejalan dengan kiprahnya dalam mempromosikan olahraga hoki es di Thailand. Ia aktif mendukung perkembangan olahraga tersebut, baik sebagai atlet maupun sebagai advokat.

Menurut Thai PBS, Ratu Suthida sebelumnya juga pernah menghadiri sejumlah acara hoki es di Thailand dan Italia.

Perhatiannya terhadap olahraga ini menjadi salah satu bagian dari aktivitasnya, di samping kemampuan menerbangkan pesawat yang kembali menjadi sorotan publik.

 

Sempat Terbang Sendiri dengan Jet Tempur Gripen

Pada 8 Oktober, Ratu Suthida menjadi perhatian setelah berhasil menyelesaikan penerbangan solo pertamanya menggunakan jet tempur JAS 39C Gripen. Penerbangan tersebut berlangsung di hadapan Raja Maha Vajiralongkorn, yang juga dikenal sebagai pilot berpengalaman.

Pencapaian itu menjadikannya ratu yang masih bertakhta pertama di dunia yang menerbangkan jet tempur.

Kemampuan menerbangkan pesawat bukan hal baru bagi Ratu Suthida. Sebelum menikah dengan Raja Maha Vajiralongkorn pada 2019, ia bekerja sebagai pramugari Thai Airways.

Ia mulai menjalani pelatihan penerbangan pada 2010 dan sejak itu telah mencatatkan hampir 1.190 jam terbang.

Menurut AFP, Ratu Suthida juga kerap bertugas sebagai kopilot raja dalam perjalanan kerajaan. Salah satunya adalah penerbangan ke Bhutan yang mendarat di Bandara Internasional Paro, bandara yang dikenal memiliki pendekatan pendaratan menantang.

Pada September, Raja dan Ratu Thailand juga menerbangkan pesawat mereka sendiri ke Hanoi, Vietnam, untuk melakukan kunjungan kenegaraan.

Kunjungan ke Jepang kali ini pun menambah rangkaian aktivitas Ratu Suthida yang memperlihatkan keterlibatannya dalam dunia penerbangan sekaligus dukungannya terhadap olahraga hoki es.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya