Peneliti Swedia Temukan Kapak Tanduk Langka dari Zaman Perunggu

Kira-kira kapak tanduk ini diambil dari hewan apa?

oleh Nasywa FakhirahDiterbitkan 16 Oktober 2026, 21:30 WIB
Ilustrasi Tanduk Rusa (Unsplash/Livin4wheel)

Liputan6.com, Stockholm - Para arkeolog menemukan dua kapak yang terbuat dari tanduk rusa saat penggalian di pemukiman prasejarah dekat Loddekopinge di Skane, Swedia selatan.

Dikutip dari Heritage Daily, Jumat (16/10/2026), kapak-kapak tersebut ditemukan di dalam lubang galian selama penyelidikan arkeologi yang dilakukan awal tahun ini dan diperkirakan berasal dari Zaman Perunggu (Sekitar 1700-50 SM).

Menurut Arkeologerna, salah satu kapak tersebut mengalami erosi yang parah, sedangkan contoh yang terawetkan dengan lebih baik memiliki lubang untuk gagang dan bagian tajam yang diukir dan diasah dengan cermat.

Penemuan ini tergolong sangat penting mengingat kelangkaan kapak tanduk rusa dari Zaman Perunggu di Swedia. Walaupun banyak contoh telah didokumentasikan di negara tetangga, Denmark, hanya jumlah kecil yang sebelumnya tercatat di Swedia.

Kapak tanduk rusa memiliki sejarah panjang dalam prasejarah Skandinavia, dengan penggunaan luas paling awal yang bisa ditelusuri hingga periode Mesolitikum (sekitar 10000-4000 SM).

Dalam periode ini, masyarakat pemburu-pengumpul biasanya membuat kapak dan alat lainnya dari tanduk rusa, memanfaatkan ketahanan bahan tersebut dan kesesuaiannya untuk mengolah kayu.

Namun, kapak tanduk rusa sebagian besar menghilang dari catatan arkeologis selama periode Neolitikum (sekitar 4000-1700 SM), ketika masyarakat agraris semakin bergantung pada bahan-bahan lain dan tradisi pembuatan alat yang berbeda.

Kapak tersebut muncul kembali pada Zaman Perunggu dengan desain yang dimodifikasi, sebelum akhirnya menghilang lagi pada Zaman Besi.

Fungsi dari kapak tanduk Zaman Perunggu masih menjadi perdebatan di kalangan arkeolog, dengan bukti yang menunjukkan bahwa kapak tersebut mungkin memiliki fungsi praktis sekaligus seremonial.

Arkeologi eksperimental yang dilakukan di Pusat Arkeologi Eksperimental Lejre di Denmark telah membuktikan bahwa kapak tanduk rusa yang direkonstruksi adalah alat pengerjaan kayu yang efektif.

Selama eksperimen, para peneliti berhasil menggunakan kapak tanduk rusa buatan baru untuk menebang pohon, memotong kayu kering, dan membelah kayu bakar, yang menunjukkan bahwa alat-alat tersebut bisa melakukan tugas-tugas praktis yang berat.

Kegunaan Pastinya Belum Diketahui

Ilustrasi Kapak (Unsplash/Jason Abdilla)

 

Namun, penemuan arkeologis dari Denmark menunjukkan bahwa makna benda-benda tersebut mungkin lebih dari hanya kegiatan pertukangan kayu sehari-hari.

Dari 155 kapak tanduk Zaman Perunggu yang tercatat di Denmark, 59 di antaranya memiliki hiasan dekoratif, termasuk lingkaran bertitik, simbol roda bersilang, dan pola spiral. Motif-motif ini adalah ciri khas dari tradisi seni Zaman Perunggu di Skandinavia, di mana desain geometris yang mirip muncul pada berbagai benda.

Keberadaan hiasan seperti itu membuat para peneliti berpendapat bahwa beberapa kapak tanduk mungkin memiliki makna simbolis atau seremonial, yang berpotensi membedakan dari alat kerja biasa. Konteks arkeologisnya memberikan bukti tambahan untuk interpretasi ini.

Banyak contoh telah ditemukan di lahan basah dan rawa, lingkungan yang sering dikaitkan dengan penempatan benda-benda secara sengaja pada masa prasejarah Skandinavia.

Penemuan-penemuan seperti itu memunculkan kemungkinan bahwa kapak-kapak tanduk rusa tertentu sengaja diletakkan di lingkungan lahan basah sebagai ritual persembahan, bukan karena hilang atau terbuang secara tidak sengaja.

Walaupun begitu, keefektifan yang terbukti dari alat-alat tersebut sebagai perkakas kayu menunjukkan bahwa fungsi praktis dan simbolis tidak selalu bertentangan. Kedua kapak yang ditemukan dekat Loddekopinge memberikan bukti lebih lanjut tentang kembalinya teknologi kapak tanduk rusa di Zaman Perunggu, setelah mengalami kemunduran pada periode Neolitikum sebelumnya.

Contoh yang kondisinya lebih baik ini pantas mendapat perhatian karena lubang pada bagian batangnya dan sisi tajam yang telah dibentuk memberikan bukti jelas bahwa alat ini dibuat secara sengaja.

Walaupun fungsi pasti kapak-kapak yang baru ditemukan ini belum bisa dipastikan, keberadaan mereka di sebuah pemukiman prasejarah memperkaya bukti arkeologis tentang penggunaan alat-alat dari tanduk rusa di Skandinavia selatan pada Zaman Perunggu.

Penemuan ini juga memberikan catatan yang masih terbatas tentang benda-benda seperti itu di Swedia, di mana pertemuan-pertemuan tersebut masih tergolong langka walaupun di Denmark benda-benda tersebut lebih sering digunakan.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya