Liputan6.com, Jakarta - Huawei dikabarkan tengah menyiapkan sub-merek ponsel pintar baru bernama Xingmang. Namun, produk ini akan terlebih dulu dipasarkan di China.
Advertisement
Melansir GSMArena dan Stuff South Africa, Kamis (15/10/2026), kabar tersebut dibocorkan Dingjiao Digital yang menyebut sub-merek ini menyasar ponsel kelas menengah.
Produk mengusung merek Xingmang berpeluang meluas ke perangkat wearable, headphone, dan tablet kelas menengah. Perkiraan waktu peluncuran merek tersebut sebelum akhir Oktober 2026.
Perangkat ponsel dikabarkan membuang fitur premium yang terlalu mahal, tetapi tetap memakai sistem operasi HarmonyOS dan teknologi XMAGE.
Spesifikasi itu mirip dengan lini Nova, yang selama ini menjadi lini harga terjangkau Huawei. Xingmang dinilai bisa menggantikan Nova. Huawei juga bisa memilih jalan lain dengan memisahkan Nova menjadi merek sendiri untuk pasar luar negeri.
Dilaporkan tidak menutup kemungkinan ponsel juga akan meluncur di luar negeri, tetapi konsumen internasional kemungkinan baru menikmatinya setelah beberapa waktu.
Langkah ini mengingatkan pada Honor, yang dulu bernaung di bawah Huawei. Huawei memisahkan Honor pada 2020 setelah sanksi Amerika Serikat menekan bisnisnya.
Huawei Pura 90s Pro Max Usung Kamera ‘True-to-Colour’, Apa Fungsinya?
Seri Huawei Pura 90s tidak hanya dikhususkan untuk menjawab kebutuhan produktivitas konsumen sehari-hari, namun juga fotografer profesional.
Menghadirkan fotografi profesional, Huawei Pura 90s mampu membuktikan hasil nyata dari kemampuan kameranya yang andal dengan bantuan True-to-Colour 2.0, dalam menjaga warna hasil gambar tetap akurat dan natural.
Dalam acara peluncuran Huawei Pura 90s Series, Jumat (28/8/2026), Fashion Photographer Nicoline Patricia Malina membagikan cerita pengalamannya dalam menggunakan Huawei Pura 90s selama memotret.
“Selama ini, warna selalu menjadi tantangan sulit untuk digunakan dengan benar. Dari kombinasi atau dari lighting yang digunakan. Namun, saya banyak belajar melalui Huawei Pura 90s ini,” ujarnya mEnje las kak.
Dalam pemaparannya, Nicoline menunjukkan hasil gambar dengan objek manusia beserta properti dan pakaian berwarna merah.
Dari gambar tersebut, teknologi True-to-Colour dapat menangkap sudut warna merah secara natural dan tanpa membuatnya berlebihan.
Nicoline menyebutkan warna yang terlihat langsung oleh mata serupa dengan hasil gambar dari ponsel.
Tidak hanya warna, ketajaman gambar, bahkan detail wajah, hingga tekstur riasan tetap terlihat sangat baik saat gambar diperbesar.