Liputan6.com, Jakarta - Dalam konferensi pers dan screening film horor terbaru bertajuk Lingsir Wengi Motel Malioboro yang dihelat di kawasan Jakarta pada Rabu, (14/10/2026) Shafa Afisah menceritakan proses mendalami karakter yang selalu menentang lima sekawan content creator horror.
Di momen itu, Shafa jujur mengungkapkan bahwa ia sempat menghindari kontak dengan Ochi Rosdiana, Jeff Smith, Yessica Tamara, Alif Rivelino, dan Chelcy Clarissa demi mendalami karakternya.
Advertisement
“Kalau pendalaman peran, sepertinya aku tuh menjauhi si lima sekawan ini. Karena kalau misalkan dari yang tadi udah ditonton, aku benci banget sama lima sekawan ini,” ungkapnya.
Alasan di balik kebencian karakternya dalam film itu dikarenakan kelancangan lima sekawan yang mengusik orang yang sayangi.
“Sangat amat benci karena dia bikin seseorang yang aku sayang bisa muncul dengan rasa benci dan dendamnya lagi dan itu yang bikin aku sedih. Makanya aku waktu lagi syuting, aku sebisa mungkin menjauh dari lima orang ini,” jelas Shafa Afisah.
Teman Shafa Afisah Ketindihan di Lokasi Syuting
Memerankan film horor, ia mendengar langsung cerita mistis yang dialami oleh temannya saat di lokasi syuting. Shafa bercerita tentang temannya yang ketindihan dan merasa diperhatikan oleh sesuatu yang tidak terlihat.
“Waktu di basecamp kita syuting itu, aku tuh kebagian basecamp yang belakang dan itu tuh mepet sama toilet dan gudang art yang jarang ada orang lewat sana gitu. Terus waktu kita lagi nungguin scene berganti, pas lagi tidur itu temenku rep-repan. Terus dia dia ngerasa kalau di ujung sudut kamarnya itu tuh ada yang kayak lagi ngeliatin dia gitu,” ucap sang aktris.
Mengalami Kejadian Mistis
Tak hanya temannya, ia pun juga mengalami kejadian mistis yang cukup menakutinya. Kejadian aneh itu berlangsung dua kali ketika ia sedang di luar bersama dengan Elmalita Agustina dan di toilet yang sedang tak digunakan.
“Terus waktu aku lagi berdua sama Kak Elma sebenarnya, itu pas di luar lampunya kedap-kedip sendiri by the way. Terus di kamar mandi itu pintunya enggak bisa dibuka padahal enggak ada orang sama sekali,” kata Shafa Afisah.