Liputan6.com, Jakarta - Suasana sepi Pasar Cimanggis di Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), mendadak mencekam. Suara ledakan, "duar!" tiba-tiba memecah kesunyian sekira pukul 18.15 WIB. Warga yang masih beraktivitas dan tinggal di kompleks ruko pasar tersebut, terkejut. Salah satunya Yanto. Dia tinggal di kompleks ruko bagian belakang, dekat dengan sumber ledakan.
"Kemarin saat magrib, pas dengar bunyi begitu, saya kaget. Asap langsung ngebul kencang. Saya kira gempa bumi, bunyinya seperti boom gitu," kata Yanto, Kamis (15/10/2026).
Advertisement
Semua penghuni ruko keluar. Ada yang berpelukan saking kagetnya, ada juga yang nekad berlari mendekati sumber ledakan. Menurut Yanto, ledakan tersebut berasal dari area bangunan gudang yang berada di depan kediamannya. Usai ledakan terjadi, kondisi sekitar lokasi sempat berubah menjadi gelap gulita akibat tertutup gumpalan debu dan asap tebal yang membubung tinggi.
"Pas keluar asap ngebul jam 6 itu, sempat gelap memang karena debu tebal. Waktu itu kondisi jalan dan pasar masih sepi, belum banyak aktivitas warga," tambahnya.
Tidak lama setelah kejadian, petugas gabungan beserta armada ambulans tiba di lokasi untuk melakukan penanganan dan evakuasi. Saksi mengaku melihat sejumlah korban luka-luka dievakuasi oleh petugas menuju ambulans.
Dampak dari ledakan ini cukup parah. Yanto memperkirakan ada sekitar 10 unit bangunan ruko serta sejumlah kios di bagian depan yang mengalami kerusakan hancur berantakan.
"Ruko kayanya ada 10. Kalau di depannya ada kios pedagang, itu habis sudah," katanya.
Terpantau di lokasi kejadian, lebih dari empat unit bangunan ruko rusak parah. Semua kaca pecah, plafon dan genteng runtuh, dinding sebagian ada yang hancur kanopi depan ruko pun ikut ambruk.
Bahkan ada sejumlah motor yang juga ikut rusak terbakar, akibat ledakan tersebut. Pendingin udara ruangan atau AC pun tampak tergantung di luar.
Sementara garis polisi melintang di sejumlah ruko yang mengalami rusak parah. Lalu, Polisi pun masih berjaga di sekitar lokasi kejadian, agar tak ada masyarakat sembarangan melintas.
Puslabfor berada di lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP lanjutan dan juga mencari penyebab ledakan tersebut.