Cek Fakta: Hoaks Link Pendaftaran CPNS Kejaksaan 2026 dengan Batas Usia 45 Tahun

Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim link pendaftaran CPNS Kejaksaan 2026 dengan usia maksimal 45 tahun seperti yang beredar di Facebook.

oleh Mevi LinawatiDiterbitkan 15 Oktober 2026, 14:03 WIB
Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim link pendaftaran CPNS Kejaksaan 2026. (Foto: tangkapan layar Instagram)

Liputan6.com, Jakarta - Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim link pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kejaksaan 2026 dengan usia maksimal 45 tahun. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Instagram pada 12 Oktober 2026.

Berikut isi unggahannya:

"PENDAFTARAN CPNS KEJAKSAAN RESMI DIBUKA TAHUN 2026

1. Laki-Laki & Perempuan

2. Lulusan SMA/perguruan tinggi/D3/S1-S3

3.Usia Min 18 Tahun Maks 45 Tahun

4. Sehat Jasmani Rohani & Berkelakuan Baik

5.Penempatan Daerah Masing-Masing Domisili Peserta

PENDAFTARAN GRATIS TIDAK ADA BIAYA APAPUN SILAHKKAN KLIK WEBSITE DI BIO UNTUK PENDAFTARANNYA"

Ketika web link di bio profil diklik, mengarah pada halaman situs yang menampilkan formulir digital dan meminta data pribadi seperti nama lengkap hingga dan nomor Telegram aktif.

Lalu benarkah klaim link pendaftaran CPNS Kejaksaan 2026 dengan usia maksimal 45 tahun? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.

Penelusuran Fakta

CEK FAKTA Liputan6 (Liputan6.com/Abdillah)

Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim link pendaftaran CPNS Kejaksaan 2026 dengan usia maksimal 45 tahun. Penelusuran mengarah pada keterangan Kejaksaan melalui website resminya berjudul "Waspada Penipuan Terkait Pendaftaran CPNS".

Dalam pernyataannya, Kejaksaan Agung melalui Biro Kepegawaian mengeluarkan imbauan penting bagi seluruh masyarakat yang berminat mengikuti proses rekrutmen. Hal ini dilakukan demi menjaga integritas, transparansi, dan mencegah terjadinya praktik penipuan yang merugikan calon pendaftar.

Kejaksaan Agung menekankan dua poin utama sebagai berikut:

Waspada Terhadap Oknum Penipuan (Calo)

Kejaksaan Agung menegaskan bahwa seluruh proses seleksi CPNS Kejaksaan RI dilakukan secara transparan, akuntabel, dan bebas biaya. Kejagung mengimbau kepada calon pendaftar agar waspada terhadap oknum/pihak yang mengaku sebagai "orang dalam" atau memiliki koneksi di Kejaksaan Agung yang menjanjikan kelulusan. Abaikan tawaran bantuan dengan imbalan uang atau dalam bentuk apapun.

Kejaksaan tidak bertanggung jawab atas kerugian yang dialami pelamar akibat praktik penipuan yang dilakukan pihak luar.

Informasi Hanya Melalui Saluran Resmi

Untuk menghindari disinformasi atau berita bohong (hoaks), seluruh informasi mengenai persyaratan, formasi, jadwal, hingga pengumuman hasil seleksi hanya akan disampaikan melalui kanal komunikasi resmi, yaitu:

Website Rekrutmen: https://rekrutmen.kejaksaan.go.id/

Instagram Resmi: @biropegkejaksaan

"Kami meminta masyarakat untuk mandiri dan percaya pada kemampuan diri sendiri. Masuk menjadi insan Adhyaksa hanya dapat dicapai melalui jalur prestasi dan kemampuan murni sesuai standar yang ditetapkan," tegas Kepala Pusat Penerangan Hukum Anang Supriatna.

Kejaksaan Agung mengajak masyarakat untuk turut serta mengawasi informasi yang tidak berasal dari kanal resmi Kejaksaan. Jika menemukan adanya indikasi penipuan atau oknum yang menjanjikan kelulusan, masyarakat diharapkan segera melaporkannya melalui kanal pengaduan resmi Kejaksaan RI yakni Contact Center Halo Jaksa dengan Nomor Pengaduan 150227 atau e-mail humas.puspenkum@kejaksaan.go.id.

 

Sumber:

https://www.kejaksaan.go.id/conference/news/10673/read

https://www.instagram.com/p/DTkZx9yAbYd/?igsh=MW0xNW0xazNlaGltaQ%3D%3D

Kesimpulan

Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim link pendaftaran CPNS Kejaksaan 2026 dengan usia maksimal 45 tahun yang beredar di Facebook, tidak benar dan merupakan hoaks.

banner Hoax (Liputan6.com/Abdillah)

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya