Liputan6.com, Jakarta - Real Madrid mendapat kabar buruk menjelang rangkaian pertandingan penting musim 2026/2027. Vinicius Junior dijatuhi sanksi larangan bermain empat pertandingan, termasuk saat Los Blancos menghadapi Barcelona dalam duel El Clasico pada 25 Oktober mendatang.
Hukuman tersebut dijatuhkan setelah penyerang asal Brasil itu diusir dari lapangan dalam kemenangan 1-0 Real Madrid atas Villarreal, Sabtu lalu. Vinicius dinilai melakukan pelanggaran dengan menarik rambut Nathan Saliba, sebelum wasit membatalkan golnya setelah meninjau tayangan ulang.
Advertisement
Keputusan tersebut membuat pelatih Real Madrid, Jose Mourinho, berang, terutama karena pengumuman sanksi disampaikan hanya beberapa jam sebelum timnya menghadapi AS Roma di Liga Champions. Vinicius bahkan disebut baru menerima kabar hukuman ketika berada di dalam bus menuju pertandingan.
Mourinho mempertanyakan keputusan La Liga yang mengumumkan sanksi pada waktu tersebut. Menurutnya, penundaan pengumuman akan memberikan kesempatan kepada Vinicius dan Real Madrid untuk lebih fokus menjalani pertandingan penting di kompetisi Eropa.
Vinicius Junior Absen di El Clasico, Mourinho Kritik Waktu Pengumuman Sanksi
Sanksi empat pertandingan membuat Vinicius harus melewatkan laga melawan Sevilla pada 18 Oktober, Barcelona pada 25 Oktober, Racing Santander pada 1 November, dan Valencia pada 7 November. Absennya sang penyerang menjadi kehilangan bagi Real Madrid, terutama menjelang duel El Clasico yang selalu memiliki arti penting dalam persaingan kedua klub.
"Apakah menurut Anda wajar jika seorang pemain dari tim Spanyol, yang akan melakoni pertandingan penting bagi sepak bola Spanyol, baru mengetahui dua jam sebelum laga dimulai bahwa ia dijatuhi hukuman larangan bermain dalam empat pertandingan?" ujar Mourinho dikutip dari BBC Sport.
Mourinho menilai pengumuman tersebut seharusnya ditunda karena Real Madrid sedang menjalani pertandingan Liga Champions sebagai wakil sepak bola Spanyol. Ia juga menyoroti waktu pemberitahuan yang dinilai mengganggu persiapan tim dan konsentrasi pemain.
"Mereka melakukan hal ini tanpa rasa malu. Semuanya sudah terbongkar sekarang. Dua jam sebelum pertandingan, seorang pemain baru diberitahu bahwa ia terkena larangan bermain dalam empat laga," tegasnya.
Dua Jenis Pelanggaran Berujung Hukuman Empat Pertandingan
Insiden yang membuat Vinicius dihukum terjadi saat Real Madrid menghadapi Villarreal. Masuk pada menit ke-52, Vinicius sempat mengira dirinya mencetak gol kedua bagi timnya, tetapi pemeriksaan melalui monitor di tepi lapangan menunjukkan ia menarik rambut Saliba sebelum mencetak gol.
Wasit kemudian membatalkan gol tersebut dan mengusir Vinicius dari lapangan. Komite disiplin federasi sepak bola Spanyol menjatuhkan larangan bermain dua pertandingan atas tindakan yang dikategorikan sebagai perilaku kasar ketika pemain tidak sedang memperebutkan bola.
Dua pertandingan tambahan diberikan karena Vinicius melakukan protes terhadap perangkat pertandingan. Dengan demikian, total hukuman yang harus dijalani penyerang Brasil itu mencapai empat laga resmi.
Absennya Vinicius dalam El Clasico menjadi konsekuensi paling menonjol dari keputusan tersebut. Real Madrid kini harus menyiapkan alternatif di lini serang untuk menghadapi Barcelona, sementara polemik mengenai waktu pengumuman hukuman tetap menjadi sorotan setelah kritik terbuka Mourinho.