Bukti Nyata Jose Mourinho Dihormati dan Menghormati AS Roma

Jose Mourinho membawa Real Madrid menang 4-3 atas AS Roma di Liga Champions. Meski menang dramatis, ia tetap menunjukkan rasa hormat kepada mantan klubnya.

oleh Asad ArifinDiterbitkan 15 Oktober 2026, 08:51 WIB
Fans AS Roma membentangkan spanduk Jose Mourinho pada laga Liga Champions lawan Real Madrid di Olimpico, Kamis (15/10) - AP Photo/Alessandra Tarantino

Liputan6.com, Jakarta - Jose Mourinho merasakan kemenangan emosional saat Real Madrid menaklukkan AS Roma dengan skor 4-3 pada matchday 2 Liga Champions 2026/2027 di Stadio Olimpico. Sempat tertinggal 1-3, Los Blancos mencetak tiga gol pada menit-menit akhir untuk membalikkan keadaan.

Laga ini menjadi momen spesial bagi Mourinho yang pernah membawa Roma menjuarai UEFA Conference League 2021/2022 dan mencapai final Liga Europa musim berikutnya. Para pendukung tuan rumah pun membentangkan sejumlah spanduk untuk menghormati mantan pelatih mereka.

Roma tampak akan meraih kemenangan sebelum Real Madrid bangkit melalui gol Carlos Espi, Endrick, dan Antonio Rudiger. Gol penentu Rudiger pada menit ke-90 memastikan tim tamu membawa pulang tiga poin dari ibu kota Italia.

Namun, Mourinho tidak merayakan kemenangan tersebut secara berlebihan. Gesturnya yang dingin ke arah tribune setelah peluit akhir menjadi sorotan, mengingat hubungan emosionalnya dengan Roma dan para pendukung klub tersebut.


Jose Mourinho Menang, tetapi Tetap Menghormati AS Roma

Pelatih AS Roma Jose Mourinho memegang trofi setelah timnya memenangkan partai final Liga Konferensi Eropa UECL musim 2021-222 melawan Feyenoord di Arena Kombetare, Tirana, Albania, Kamis (26/5/2022) dini hari WIB. 'Serigala Ibu Kota' menang 1-0 lewat gol Nicolo Zaniolo dan adalah gelar pertama AS Roma sejak 14 tahun terakhir. (OZAN KOSE / AFP)

Pergantian pemain Mourinho berperan penting dalam kebangkitan Real Madrid. Carlos Espi dan Endrick menyamakan kedudukan sebelum Rudiger mencetak gol kemenangan melalui situasi sepak pojok yang dieksekusi Arda Guler.

Meski meraih kemenangan dramatis, Mourinho memilih tidak melakukan selebrasi berlebihan di Stadio Olimpico. Ia hanya mengacungkan jari ke arah tribune, sebuah gestur yang memunculkan pertanyaan tentang sikapnya terhadap mantan klub tersebut.

Mourinho kemudian menjelaskan maksud gesturnya dan menegaskan bahwa ia tetap menghormati Roma. Pengalaman membawa klub itu meraih trofi Conference League dan mencapai final Liga Europa menjadi bagian penting dalam perjalanan kariernya.

"Tidak ada apa-apa, kami menang dan saya sedang merayakannya. Saya sangat menghormati Roma," ucap Mourinho dikutip dari Sky Sports Italia.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya