Rincian Harta Suroso Isnandar, Dirut Baru PLN Pengganti Darmawan Prasodjo

Suroso Isnandar melaporkan harta kekayaan Rp 18,64 miliar dalam LHKPN 2025, dengan aset tanah dan bangunan mencapai Rp 11,87 miliar.

oleh Arthur GideonDiterbitkan 14 Oktober 2026, 20:40 WIB
Suroso Isnandar. (Dok PLN)

Liputan6.com, Jakarta - Suroso Isnandar, diangkat menjadi Direktur Utama PT PLN (Persero) menggantikan Darmawan Prasodjo. Keputusan tersebut ditetapkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang berlangsung hari ini, Rabu (14/10/2026).

Sebelum dipercaya memimpin perusahaan listrik negara tersebut, Suroso menjabat Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan PLN. Suroso tercatat memiliki harta kekayaan sebesar Rp 18,64 miliar berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) tahun pelaporan 2025.

Mengacu pada dokumen pengumuman LHKPN Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Suroso menyampaikan laporan periodik tersebut pada 30 Maret 2026. Laporan itu berstatus verifikasi administratif lengkap.

Dalam dokumen tersebut, total harta Suroso sebelum dikurangi utang tercatat sebesar Rp 20.282.600.000. Sementara itu, utangnya mencapai Rp 1.635.000.000 sehingga total kekayaan bersih yang dilaporkan sebesar Rp 18.647.600.000.

Komponen terbesar kekayaannya berasal dari tanah dan bangunan senilai Rp 11,87 miliar. Aset tersebut terdiri atas enam bidang tanah dan/atau bangunan yang tersebar di Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Depok, Klaten, dan Banyumas.

Properti dengan nilai tertinggi dalam laporan itu adalah tanah dan bangunan seluas 265 meter persegi dengan luas bangunan 180 meter persegi di Jakarta Selatan, yang tercatat senilai Rp 7,2 miliar.

 

Kekayaan Bersih Suroso

Selain properti, Suroso melaporkan alat transportasi dan mesin senilai Rp 685 juta. Aset kendaraan tersebut terdiri atas Toyota Avanza Veloz tahun 2014 senilai Rp 75 juta, Nissan Serena tahun 2017 senilai Rp 210 juta, dan Subaru Forester tahun 2023 senilai Rp 400 juta.

Dalam laporan yang sama, Suroso mencatat surat berharga senilai Rp 155,1 juta. Adapun kas dan setara kas mencapai Rp 5,97 miliar, sementara kategori harta lainnya tercatat Rp 1,6 miliar.

Dengan total aset sebesar Rp 20,28 miliar dan kewajiban utang Rp 1,63 miliar, nilai kekayaan bersih Suroso dalam LHKPN tersebut mencapai Rp 18,64 miliar.

Dokumen KPK itu mencantumkan jabatan Suroso sebagai Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan PLN pada periode pelaporan. Laporan disampaikan sebagai laporan periodik tahun 2025.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya