Merangkai Cerita Wastra Nusantara di Panggung Opening Ceremony IN2MOTIONFEST X JMFW 2026

IN2MOTIONFEST X JMFW 2026 menghadirkan ulos Sadum, denim bermotif flora, tenun ikat Sintang, hingga paduan batik dan songket di panggung pembukanya.

oleh Nurri Indah KholillahDiterbitkan 15 Oktober 2026, 09:00 WIB
Adah Mode dan CRAFT DENIM.ID membuka rangkaian IN2MOTIONFEST X JMFW 2026, di Jakarta, Rabu, (14/10/2026). (Liputan6.com/Nurri Indah)

 

Liputan6.com, Jakarta - Lampu panggung menyala saat Adah Mode membuka peragaan IN2MOTIONFEST X Jakarta Muslim Fashion Week (JMFW) 2026, Rabu, 14 Oktober 2026. Koleksi bertajuk "Wibawa dalam Sadum" membawa ulos Sadum, kain tradisional Batak Toba, ke dalam rancangan ready-to-wear deluxe dengan siluet A-line dan detail renda.

Bagi sang desainer, Zuraidah, ulos Sadum bukan sekadar sumber inspirasi visual. Kain tersebut lekat dengan sukacita, doa, dan harapan dalam tradisi masyarakat Batak Toba. Makna itu menjadi dasar pengembangan koleksi yang menghadirkan warisan budaya dalam bentuk busana siap pakai.

Dari ulos Sadum, peragaan beralih ke eksplorasi flora melalui "Botanica Rebelica" karya Raden Asyfa Fuadi untuk CRAFT DENIM.ID. Koleksi bergaya kasual ini mengangkat tanaman di sekitar yang kerap luput dari perhatian. Pilihan tersebut membawa perhatian pada kekayaan alam yang dapat menjadi sumber gagasan dalam penciptaan busana.

Motif Tree of Life dan Water Hyacinth menjadi bagian penting dari koleksi tersebut. Keduanya menggambarkan hubungan manusia dengan alam, serta daya tahan dalam menghadapi perubahan.

Gagasan itu diterjemahkan melalui denim yang dipadukan dengan sutra organza batik, katun, dan kain tenun Tencel. Penggunaan pewarna alami dan kain yang dibuat menggunakan alat tenun bukan mesin turut memperkaya eksplorasi materialnya.

Nuansa berbeda hadir ketika BORNNEO x Jazila melanjutkan peragaan melalui koleksi "Woven Silence." Tenun ikat Sintang menjadi elemen utama dalam empat tampilan bersiluet I-line. Material katun dan linen, palet warna earth tone, serta ornamen opnaisel membentuk karakter koleksi yang mengedepankan detail kain dan potongan busana.

AYU DYAH ANDARI kemudian menghadirkan Puspa Nusantara, koleksi yang memadukan Sasirangan, batik, dan songket. Bunga menjadi sumber inspirasi sekaligus simbol keindahan dan keberagaman.

Tak Hanya Desainer Indonesia

Koleksi Woven Silence karya BORNNEO x Jazila mengangkat tenun ikat Sintang ditampilkan dalam IN2MOTIONFEST X JMFW 2026 di Jakarta (14/10/2026). (Liputan6.com/Nurri Indah)

Ketiga jenis kain tradisional tersebut hadir dalam rancangan feminin, elegan, dan kontemporer, memperlihatkan perbedaan karakter tekstil dalam satu rangkaian busana. Kehadiran berbagai wastra dalam peragaan ini tidak berhenti pada karya desainer Indonesia.

Sejumlah desainer internasional, termasuk KHANIJO dari India, juga mendapat kesempatan mengolah kain tradisional Indonesia. Melalui proses kreatif tersebut, mereka dapat mengeksplorasi karakter material lokal sekaligus mengenal kekayaan tekstil Nusantara dari sudut pandang masing-masing.

"Kami memberikan kain-kain tradisional Indonesia pada para desainer internasional supaya memberi tantangan pada mereka untuk mengolah kain-kain Indonesia. Itu juga jalan untuk mempopulerkan atau memperkenalkan wastra Indonesia kepada desainer internasional," ujar National Chair Indonesian Fashion Chamber, Lenny Agustin.

 

Wastra Sebagai Ciri Khas

Koleksi AYU DYAH ANDARI menghadirkan koleksi Puspa Nusantara yang ditampilkan dalam IN2MOTIONFEST X JMFW 2026, di Jakarta, Rabu, (14/10/2026). (Liputan6.com/Nurri Indah)

Menurut Lenny, wastra dapat menjadi pembeda produk mode Indonesia ketika bersaing di pasar global. Keunikan kain tradisional tidak hanya berkaitan dengan motif dan teknik pembuatannya, tapi juga dengan nilai budaya yang menyertainya.

Pengembangan wastra turut membuka keterlibatan bagi perajin, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), desainer, hingga jenama yang bergerak dalam rantai produksi industri mode.

IN2MOTIONFEST X JMFW 2026 mengusung tema "Indonesia’s Integrated Modest Fashion Ecosystem: Transforming Modest Fashion Brands into Global Business." Perhelatan ini menghadirkan lebih dari 250 desainer nasional dan 10 desainer internasional.

Acara tersebut juga mempertemukan pelaku industri, media, komunitas kreatif, serta pencinta mode dalam satu rangkaian kegiatan yang berfokus pada perkembangan modest fashion.

 

Menentukan Arah Tren Modest Fashion

IN2MOTIONFEST X JMFW 2026 mendorong pengembangan ekosistem modest fashion dari hulu hingga hilir di Jakarta, Rabu, (14/10/2026). (Liputan6.com/Nurri Indah)

Deputy Senior Governor Bank Indonesia Aida S. Budiman menyoroti peluang industri modest fashion Indonesia di tengah besarnya pasar konsumen muslim dunia. "Modest fashion Indonesia sudah mendapatkan pengakuan dari dunia. Dari laporan State of the Global Islamic Economy, kita mendapatkan peringkat pertama," katanya.

"Pengeluaran kaum muslimin dunia itu USD 2,34 triliun. Sekitar 20 persen itu untuk modest fashion dan angka ini akan semakin meningkat," imbuhnya.

Aida juga menekankan pentingnya posisi Indonesia dalam perkembangan tren modest fashion dunia. Menurut dia, penguatan ekosistem yang menghubungkan berbagai unsur industri diperlukan agar Indonesia dapat mempertahankan perannya di pasar internasional.

"Indonesia harus tetap menjadi pemain utama dan menentukan tren modest fashion dunia melalui penguatan ekosistem yang terintegrasi," tandasnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya