Liputan6.com, Jakarta - Manchester United mendapat sorotan setelah kalah 0-2 dari Atletico Madrid pada matchday kedua Liga Champions 2026/2027, Rabu (14/10/2026) dini hari WIB. Kekalahan di Metropolitano Stadium itu diwarnai kritik Lisandro Martinez terhadap manajemen klub.
Atletico unggul melalui gol Pablo Barrios pada menit pertama sebelum Ademola Lookman memastikan kemenangan pada babak kedua. Seusai laga, Martinez mempertanyakan kebiasaan MU mengganti manajer dan menyoroti kualitas pemain yang direkrut.
Advertisement
Pandit BBC Sport, Paul Robinson, menilai kritik Martinez memiliki dua sisi. Ia memahami pesan sang bek, tetapi mempertanyakan waktu penyampaiannya ketika Manchester United membutuhkan suasana positif.
Menurut Robinson, persoalan perekrutan pemain memang layak dibahas secara terbuka. Namun, kritik tersebut berpotensi menambah tekanan terhadap tim yang sedang menghadapi situasi sulit.
Paul Robinson Pahami Kritik Lisandro Martinez
Martinez menyampaikan kritiknya dalam wawancara dengan Amazon Prime setelah kekalahan dari Atletico Madrid. Ia menilai Manchester United perlu mengevaluasi aspek lain selain kebiasaan mengganti manajer.
"Kami menjalani musim yang luar biasa musim lalu, dan kini kami mengharapkan lebih banyak lagi, lebih banyak pemain yang bersaing, karena banyak tim lain juga mendatangkan banyak pemain," ujar Martinez kepada Amazon Prime.
"Anda tidak bisa terus-menerus mengganti manajer. Bagaimana dengan aspek-aspek lainnya? Saya tidak bisa berkomentar lebih jauh," ujar Martinez.
Berbicara di BBC Radio 5 Live, Robinson mempertanyakan waktu penyampaian kritik tersebut. Menurutnya, Manchester United seharusnya menunjukkan hal-hal positif dari ruang ganti di tengah tekanan yang mereka hadapi.
"Saya mempertanyakan pemilihan waktunya, karena di tengah segala hiruk-pikuk seputar Manchester United saat ini, hal-hal positiflah yang seharusnya muncul dari ruang ganti," ujar Paul Robinson.
Kritik Dinilai Jujur, Masalah Perekrutan Jadi Sorotan
Meski mengkritik waktunya, Robinson mengapresiasi keberanian Martinez berbicara jujur tentang kondisi tim. Ia menilai suporter tidak membutuhkan pernyataan yang sekadar menutupi kelemahan skuad.
"Namun di sisi lain, saya justru cukup menyukainya. Seorang pemain yang bersikap jujur. Suporter Manchester United tidak butuh pemain mereka tampil dan berkata, 'performa kami baik-baik saja, skuad ini sudah cukup kuat'," kata Paul Robinson.
Robinson juga menilai perekrutan pemain Manchester United belum memadai untuk memenuhi tuntutan persaingan. Menurutnya, klub masih membutuhkan tambahan pemain agar memiliki skuad yang lebih kuat.
"Semua orang bisa melihat bahwa perekrutan pemain mereka kurang memadai, mereka butuh tambahan pemain, dan skuad mereka memang belum cukup kuat," tegas Paul Robinson.
Sumber: BBC Sport