Chery Indonesia Buka Suara soal Recall Omoda 5

Chery melakukan kampanye penarikan untuk diperbaiki, alias recall Omoda 5 atau dikenal sebagai C5 atau O5 di Malaysia

oleh Arief AszhariDiterbitkan 14 Oktober 2026, 18:11 WIB
Kejadian Lagi, As Roda Belakang Chery Omoda 5 Lepas di Malaysia (Carnewschina)

Liputan6.com, Jakarta - Chery melakukan kampanye penarikan untuk diperbaiki, alias recall Omoda 5 atau dikenal sebagai C5 atau O5 di Malaysia. Kampanye ini, merupakan buntut dari kasus as roda belakang yang terlepas atau copot di tengah jalan.

Kampanye recall ini, telah diumumkan pada 11 Oktober 2026 lalu, dan melibatkan hampir 9.000 unit.

Lalu, bagaimana dengan di Indonesia terkait recall Chery Omoda 5 akibat as roda belakang yang patah ini?

Berdasarkan keterangan resmi dari PT Chery Sales Indonesia (CSI), pihak jenama asal China ini memang telah menerima informasi mengenai program recall yang dilakukan oleh Chery Auto Malaysia, terkait insiden Omoda 5 ini.

"Kami terus berkoordinasi dan menunggu hasil investigasi dari Chery global. Hingga saat ini, kami belum menerima laporan insiden serupa di Indonesia," tulis CSI, dalam keterangan resmi yang diterima Liputan6.com, Rabu (14/10/2026).

"Namun untuk memberikan rasa tenang, bagi konsumen yang ingin memeriksakan kendaraannya dapat menghubungi Customer Care atau langsung mengunjungi bengkel resmi Chery Indonesia," sambung CSI.

Sebagai informasi, komponen yang copot dari Chery Omoda 5 ini sendiri, tidak hanya as roda, tapi termasuk transverse torsion beam, trailing arms, peredam kejut, saluran rem, hingga kedua roda belakang.

Tidak ada laporan mengenai korban luka dalam kejadian tersebut. Di bagian pintu belakang kanan juga terlihat sejumlah penyok, namun belum diketahui apakah kerusakan itu berkaitan dengan terlepasnya as roda atau merupakan akibat dari kejadian sebelumnya.

Penjelasan Chery

Dalam penjelasan teknis pada Mei 2024, Chery Auto Malaysia menyebut akar masalah di kasus sebelumnya berasal dari kegagalan kalibrasi peralatan di pemasok komponen.

Saat proses perawatan, ujung mesin las otomatis yang sudah aus diganti.

Namun, proses kalibrasi ulang yang tidak tepat menyebabkan penetrasi las di rear axle beam tidak sempurna.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya