Liputan6.com, Jakarta - Lamine Yamal kembali menjadi aktor penting dalam kemenangan Barcelona 4-1 atas Galatasaray pada matchday 2 Liga Champions 2026/2027, Rabu (14/10/2026) dini hari WIB. Winger muda tersebut mencatatkan dua assist dan meraih penghargaan Man of the Match.
Yamal memberikan assist untuk gol Fermin Lopez dan Anthony Gordon pada awal babak kedua. Kontribusinya membantu Barcelona bangkit dan mengamankan kemenangan meyakinkan di Istanbul.
Advertisement
Aksi Yamal sebelum mengirimkan umpan kepada Gordon menjadi salah satu momen paling menarik dalam pertandingan. Gerakan tekniknya yang tidak biasa membuat assist tersebut mencuri perhatian.
Meski gagal mencetak gol, Yamal menegaskan bahwa efektivitas permainan lebih penting daripada aksi individu. Ia juga mengakui bahwa Barcelona menghadapi tantangan berat saat bermain di kandang Galatasaray.
Lamine Yamal Jelaskan Assist Uniknya
Yamal mengaku tidak mengetahui nama pasti gerakan yang dilakukannya sebelum memberikan assist kepada Gordon. Ia menyebut aksi tersebut sebagai gerakan yang nyaris menyerupai rabona.
"Apa sebutan untuk gerakan itu? Saya tidak tahu. Saya akan menyebutnya 'hampir rabona'. Yang penting, gerakan itu berhasil menghasilkan assist untuk Gordon, itu efektif," jelasnya.
Sepanjang pertandingan, Yamal terus berusaha mencetak gol dan aktif meminta bola kepada rekan setimnya. Meski tidak mencatatkan namanya di papan skor, kontribusinya tetap krusial bagi lini serang Barcelona.
Kemampuan Yamal melewati pemain dalam situasi satu lawan satu dan menemukan rekan di posisi berbahaya membuat pertahanan Galatasaray kesulitan. Dua assist tersebut menjadi bukti kreativitasnya dalam membantu Barcelona mengendalikan pertandingan.
Koleksi 4 Assist, Yamal Akui Sulitnya Istanbul
Dua assist melawan Galatasaray menambah koleksi Yamal menjadi empat assist di Liga Champions musim 2026/2027. Berdasarkan laporan yang menjadi acuan, catatan itu menjadikannya penyumbang assist terbanyak di kompetisi tersebut saat laporan ditulis.
Kontribusi tersebut mempertegas peran Yamal sebagai salah satu motor serangan Barcelona. Kreativitas dan kemampuannya menciptakan peluang menjadi senjata penting bagi tim asuhan Hansi Flick.
Namun, Yamal mengakui bahwa bermain di kandang Galatasaray bukan perkara mudah. Tekanan suporter dan atmosfer stadion menjadi tantangan yang telah mereka antisipasi sebelum pertandingan.
"Kami tahu stadion itu sangat angker, dan merupakan salah satu tempat tersulit untuk bermain," kata Yamal.
"Kami sempat membahasnya di ruang ganti—tentang cara mereka melakukan tekanan dan memberikan dukungan. Kami sangat senang dengan kemenangan ini. Mereka adalah tim yang berkualitas," imbuh pemain Timnas Spanyol.
Sumber: Barca Universal