Tabung CNG 3 Kg Ditargetkan Meluncur 2027, Ini Progresnya

Pemerintah menargetkan implementasi CNG 3 kg untuk masyarakat pada 2027. Uji coba telah berlangsung selama satu bulan.

oleh Arief Rahman HDiterbitkan 14 Oktober 2026, 14:20 WIB
Instalasi penyaluran compressed natural gas (CNG). (Liputan6.com/Deon)

Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah menargetkan implementasi compressed natural gas (CNG) 3 kilogram (CNG 3 kg) untuk masyarakat dapat dimulai pada 2027. Saat ini, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) masih mengevaluasi hasil uji coba, termasuk menyiapkan skema bisnis sebelum program tersebut diterapkan.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Kementerian ESDM Laode Sulaeman mengatakan, uji coba CNG telah berlangsung selama satu bulan. Tahap berikutnya adalah mengevaluasi seluruh proses untuk memastikan kesiapan pelaksanaan program.

“CNG, saya katakan sudah diuji selama 1 bulan, dan berikutnya kita evaluasi seluruh prosesnya termasuk skema bisnisnya nanti seperti apa. Jadi ini nanti akan memakan waktu beberapa bulan lagi sehingga kita harapkan 2027 sudah bisa diimplementasikan, insyaallah,” ujar Laode saat ditemui di Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Rabu (14/10/2026).

Menurut Laode, evaluasi tidak hanya mencakup hasil uji coba, tetapi juga skema bisnis yang akan digunakan ketika CNG mulai diterapkan. Dengan demikian, masih ada sejumlah tahapan yang perlu diselesaikan sebelum program tersebut resmi berjalan.

Ia menegaskan, pengumuman resmi mengenai implementasi CNG untuk masyarakat nantinya akan disampaikan oleh Menteri ESDM.

“Nanti. Nanti yang saat implementasi, tapi mungkin sebelum implementasi akan ada pengumuman resmi dulu dari Pak Menteri ya. Kalau ini, ini kan sampai tahap uji coba ini beliau belum mengumumkan lagi. Jadi ini sudah kita laksanakan 1 bulan, sekarang kita evaluasi dan kita siapkan sampai dengan skema bisnisnya,” kata Laode.

Pengadaan Tabung CNG Minimal 100.000 Unit

Instalasi penyaluran compressed natural gas (CNG). (Liputan6.com/Deon)

Selain menyiapkan skema bisnis, pemerintah juga telah memiliki kontrak pengadaan tabung CNG dengan jumlah minimal 100.000 unit.

Laode menyampaikan hal tersebut saat ditanya mengenai jumlah tabung yang akan disiapkan untuk implementasi program. Ia juga mengonfirmasi bahwa pengadaan yang dimaksud berkaitan dengan tabung yang didatangkan dari China.

“Iya, kalau di dalam kontrak pengadaannya itu kan minimal 100.000. Yang kemarin dari China itu ya? Ya, gitu,” ujarnya.

Meski demikian, pemerintah belum mengumumkan secara resmi mekanisme penyaluran tabung kepada masyarakat maupun rincian pelaksanaan program tersebut.

Target implementasi pada 2027 masih bergantung pada hasil evaluasi dan penyelesaian skema bisnis. Informasi mengenai sasaran pengguna, harga gas, biaya tabung, serta mekanisme distribusi masih perlu menunggu penjelasan lebih lanjut dari pemerintah.

Dengan demikian, uji coba yang telah berjalan selama satu bulan menjadi salah satu tahapan awal sebelum CNG berpotensi digunakan lebih luas oleh masyarakat. Kepastian waktu pelaksanaan dan bentuk penerapannya akan mengikuti hasil evaluasi serta pengumuman resmi Kementerian ESDM.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya