Sebaran Asap Karhutla Hari Ini, Negara Tetangga Masih Terdampak

Kualitas udara di daerah dengan titik api terbanyak juga memprihatinkan.

oleh Lia HarahapDiterbitkan 14 Oktober 2026, 10:18 WIB
Cita Sebaran Asap Wilayah Indonesia hari ini 14 Oktober 2026 (Dok: BMKG)

Liputan6.com, Jakarta - Sebaran asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih meluas di sejumlah wilayah Indonesia. Berdasarkan citra satelit, asap terpantau di Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, hingga Papua. Pergerakannya juga sampai negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura.

Mengutip rekaman citra satelit yang diunggah Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Rabu (14/10/2026), sebaran asap terdeteksi di sejumlah wilayah Indonesia. Data tersebut merupakan pembaruan pukul 08.00 WIB.

Pada peta BMKG, wilayah yang terindikasi terdampak asap ditandai dengan garis putus-putus berwarna ungu. Sebarannya meliputi Sumatra Utara, Sumatra Barat, Riau, Jambi, Kepulauan Riau, Bengkulu, Kepulauan Bangka Belitung, dan Sumatra Selatan.

Di Kalimantan, asap terpantau di Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan. Sebaran juga terdeteksi di Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Gorontalo, Sulawesi Utara, Maluku, Maluku Utara, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Tengah, hingga Papua Selatan.

Tak hanya menyebar di dalam negeri, asap juga terpantau melintasi perbatasan. Asap dari Sumatra bergerak menuju Semenanjung Malaysia dan Singapura. Sementara itu, asap dari Kalimantan terdeteksi mengarah ke Sarawak, Semenanjung Malaysia, dan Singapura.

Adapun sebaran asap dari Papua Nugini terpantau bergerak menuju Papua Selatan, Papua Pegunungan, dan Papua.

BMKG menyebut arah angin di Indonesia secara umum bertiup dari timur hingga tenggara menuju barat laut hingga utara.

 

Analisis Citra Satelit

BMKG menjelaskan, citra sebaran asap tersebut merupakan hasil analisis menggunakan metode Red Green Blue (RGB) yang ditumpangsusunkan (overlay) dengan data arah dan kecepatan angin pada lapisan 1.000 milibar (mb), serta titik panas berdasarkan data Geohotspot.

Dalam produk tersebut, wilayah sebaran asap ditandai dengan poligon berwarna merah. Karena menggunakan kanal tampak (visible) dalam kombinasi RGB, produk citra ini hanya tersedia pada siang hingga sore hari.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya