Kalah Lagi, Manchester United Diminta Tetap Pertahankan Michael Carrick

Alan Shearer meminta Manchester United mempertahankan Michael Carrick meski sudah menelan empat kekalahan dalam sembilan laga awal musim.

oleh Aga Deta AndityaDiterbitkan 14 Oktober 2026, 10:07 WIB
Pelatih Manchester United, Michael Carrick, memberi isyarat dari tepi lapangan saat pertandingan Liga Inggris melawan Arsenal di Emirates Stadium, Minggu (25/1/2026). (AP Photo/Kirsty Wigglesworth)

Liputan6.com, Jakarta - Alan Shearer meminta Manchester United tetap memberikan kepercayaan kepada Michael Carrick meski hasil yang diraih tim belum memuaskan. Desakan itu muncul setelah Setan Merah kalah 0-2 dari Atletico Madrid di Liga Champions dan mencatatkan jumlah kekalahan terbanyak dalam sembilan pertandingan awal musim sepanjang sejarah klub.

Manchester United takluk di Metropolitano Stadium pada matchday kedua Liga Champions 2026/2027, Rabu (14/10/2026) dini hari WIB. Pablo Barrios dan Ademola Lookman mencetak gol untuk membawa Atletico Madrid meraih kemenangan.

Hasil tersebut memperpanjang periode sulit Manchester United yang belum menang dalam lima pertandingan terakhir di semua kompetisi. Mereka juga sudah menelan empat kekalahan dalam sembilan laga awal musim, catatan yang menjadi tekanan tersendiri bagi Carrick.

Kini, Manchester United harus segera mengalihkan perhatian ke Premier League dengan menghadapi Leeds United pada Minggu. Laga tandang itu menjadi kesempatan bagi Carrick dan anak asuhnya untuk memperbaiki hasil, meski Leeds juga sedang bersaing di papan atas klasemen.


Shearer Minta Manchester United Tetap Percaya Carrick

Bek asal Argentina yang bermain untuk Manchester United, Lisandro Martinez (nomor punggung 06), berebut bola dengan bek asal Spanyol yang bermain untuk Atletico Madrid, Alejandro Grimaldo (nomor punggung 22), dalam pertandingan Liga Champions UEFA (fase liga, pekan ke-2) antara Club Atletico de Madrid dan Manchester United di Stadion Metropolitano, Madrid, pada 14 Oktober 2026. (Oscar DEL POZO/AFP)

Shearer menilai Manchester United tidak seharusnya terus berganti pelatih setiap kali menghadapi periode sulit. Mantan striker Timnas Inggris tersebut mengingatkan bahwa hasil pertandingan dan sikap para pemain menjadi faktor penting yang harus dibenahi oleh tim.

Meski demikian, Shearer menegaskan Carrick tetap membutuhkan kemenangan untuk menjawab tekanan yang muncul. Menurutnya, status besar klub dan besarnya dana yang telah dikeluarkan tidak bisa menjadi alasan untuk mengabaikan hasil buruk.

"[Carrick] membutuhkan hasil. Saya tidak peduli siapa Anda, sebesar apa klub Anda, atau berapa banyak uang yang sudah dikeluarkan. Pada akhirnya, semuanya kembali pada sikap. Semuanya tentang hasil, dan saat ini hasil yang mereka raih belum cukup baik," kata Shearer kepada Amazon Prime.

"Saya sudah mengatakan sebelum pertandingan, dan juga saat pertandingan berlangsung, bahwa mereka harus tetap mempertahankannya. Mereka tidak bisa terus berpikir untuk memecat pelatih lain lalu mendatangkan pelatih baru. Cara seperti itu tidak akan berhasil," lanjutnya.


Statistik Buruk Manchester United Jadi Alarm bagi Carrick

Penyerang Atletico Madrid asal Kanada bernomor punggung 15, Jonathan David, berebut bola dengan bek Manchester United asal Argentina bernomor punggung 06, Lisandro Martinez, dalam pertandingan Liga Champions UEFA (fase liga, pekan ke-2) antara Club Atletico de Madrid dan Manchester United di Stadion Metropolitano, Madrid, pada 14 Oktober 2026. (Oscar DEL POZO/AFP)

Kekalahan dari Atletico Madrid membuat Manchester United telah menelan empat kekalahan dalam sembilan pertandingan pertama musim ini. Catatan tersebut menjadi yang terburuk dalam sejarah klub untuk jumlah kekalahan pada periode awal musim yang sama.

Lanjut Baca:

Sebelum menghadapi Atletico, Manchester United meraih kemenangan atas Ipswich Town dan Sabah. Mereka juga bermain imbang melawan Everton, Fulham, dan Tottenham Hotspur, sementara kekalahan lainnya datang dari Hull City, Manchester City, serta Brighton & Hove Albion. Rentetan hasil tersebut membuat Manchester United belum mampu menjaga konsistensi di berbagai kompetisi. Mereka juga sudah melewati lima pertandingan tanpa kemenangan, sehingga tekanan terhadap Carrick semakin besar.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya