Top 3: Pemerintah Mau Bagi-Bagi HP

Berikut ini tiga artikel terpopuler atau Top 3 di kanal bisnis Liputan6.com pada Rabu (14/10/2026).

oleh Arthur GideonDiterbitkan 14 Oktober 2026, 06:30 WIB
Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi Hashim Djojohadikusumo dalam acara Prasasti Indonesia Policy Forum 2026 di Jakarta, Selasa (13/10/2026).

Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah berencana menyediakan telepon seluler (HP) dan rekening bank digital bagi masyarakat yang belum memiliki akses perbankan atau unbanked, yang diperkirakan mencakup 30 persen penduduk Indonesia.

Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi Hashim Djojohadikusumo mengatakan, program ini akan melibatkan PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) untuk memfasilitasi pembukaan rekening.

Pemerintah juga berencana menghapus biaya pembukaan rekening sebesar Rp 50.000 agar masyarakat dapat menerima bantuan sosial (bansos) langsung ke rekening masing-masing tanpa biaya awal.

Artikel mengenai pemerintah akan menyediakan telepon seluler ini menjadi salah satu artikel yang banyak dibaca. Selain itu masih ada sejumlah artikel lain yang layak untuk disimak.

Lengkapnya, berikut ini tiga artikel terpopuler di kanal bisnis Liputan6.com pada Rabu (14/10/2026):

1. Hashim Ungkap Rencana Pemerintah Bagi-Bagi HP Buat Warga Unbanked

Pemerintah berencana menyediakan telepon seluler (HP) dan rekening bank digital bagi masyarakat yang belum memiliki akses perbankan (unbanked).

Utusan Khusus Presiden Republik Indonesia Bidang Iklim dan Energi Hashim Djojohadikusumo mengatakan, program ini menyasar sekitar 30 persen penduduk yang belum memiliki rekening. Langkah tersebut sekaligus dilakukan untuk mendorong penyaluran bantuan sosial (bansos) secara digital dan meningkatkan penerimaan negara.

Simak berita selengkapnya di sini

 

2. Kebakaran Hutan di Lahan Kosong, Menteri Jumhur: Bisa-Bisa Jadi Sawit Tuh

Menteri Lingkungan Hidup Moh Jumhur Hidayat (Istimewa)

Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat mencurigai kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di area konsesi yang belum ditanami berkaitan dengan upaya pembukaan perkebunan kelapa sawit. Pemerintah menilai lahan kosong yang terbakar berpotensi dimanfaatkan untuk tanaman industri setelah api padam.

“Kalau di wilayah konsesi yang belum ditanam HTI atau kebun terbakar, kemudian didiamkan, bisa-bisa jadi sawit tuh. Jadi tanaman industri,” ujar Jumhur seusai acara Prasasti Indonesia Policy Forum 2026.

Jumhur mengatakan, pemerintah akan memeriksa dugaan kesengajaan di balik kebakaran pada lahan konsesi yang belum ditanami tersebut. Menurutnya, kondisi ini berbeda dengan kebakaran di perkebunan sawit yang sudah beroperasi karena dapat menimbulkan kerugian langsung bagi perusahaan.

Simak berita selengkapnya di sini

 

 

3. PLN Batam Pulihkan Pasokan Listrik Setelah Gangguan Awal Pekan

Pasokan listrik di Pulau Batam dan Pulau Bintan kini telah pulih kembali. (Dok PLN Batam)

PT PLN Batam, Kepulauan Riau (Kepri) mengungkapkan indikasi awal terjadinya gangguan pemadaman listrik pada Senin, 12 Oktober 2026 pukul 06.37 WIB dipicu masuknya hewan liar ke area Gardu Induk Sungai Harapan.

PLN memastikan telah memulihkan pasokan listrik kepada pelanggan terdampak di Kota Batam, menyusul gangguan sistem kelistrikan yang menyebabkan pemadaman meluas.

Sekretaris Perusahaan PT PLN Batam Rudi Antono menuturkan, pemulihan sistem ini merupakan hasil kerja intensif seluruh tim teknis dan operasional yang terus melakukan penormalan sistem kelistrikan secara bertahap.

Simak berita selengkapnya di sini

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya