Gandeng Polda Metro Jaya, Pramono Siap Tertibkan Kampung Ambon

Pemprov DKI akan bersinergi dengan Polda Metro Jaya untuk menertibkan sejumlah kawasan yang menjadi sarang peredaran narkoba.

oleh Winda NelfiraDiterbitkan 13 Oktober 2026, 20:07 WIB
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat meninjau embung Kebagusan, Jakarta Selatan.

Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bersinergi dengan Polda Metro Jaya untuk menertibkan sejumlah kawasan yang menjadi perhatian terkait peredaran narkoba, termasuk Kampung Ambon, Jakarta Barat.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan, kerja sama tersebut dilakukan untuk menciptakan ketertiban dan kenyamanan masyarakat. Penertiban juga akan dilakukan di sejumlah kawasan lain yang tengah ditata Pemprov DKI Jakarta.

“Untuk Kampung Ambon maupun Kampung Bali maupun Kebon Kacang dan sebagainya, yang kemarin sempat kemudian dilakukan penertiban oleh Polda Metro Jaya, tentunya Pemerintah DKI Jakarta akan bersinergi, akan bersama-sama dengan Polda Metro Jaya untuk melakukan penertiban dan juga membuat kenyamanan,” kata Pramono di Embung Kebagusan, Jakarta Selatan, Selasa (13/10/2026).

Selain itu, Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan penataan kawasan, termasuk di Kebon Melati dan sepanjang Kali Krukut. Penataan Kali Krukut sepanjang 2,3 kilometer direncanakan mulai dilaksanakan pada 2027.

Pramono menegaskan, penataan kawasan tersebut diupayakan tanpa menggusur warga. Dia mengaku telah beberapa kali melihat langsung kondisi permukiman padat di sejumlah lokasi dan menilai pemerintah perlu hadir untuk memperbaiki lingkungan tempat tinggal masyarakat.

“Kebetulan saya berkali-kali, mungkin 4-5 kali sudah ke sana. Saya lihat sangat sungguh memprihatinkan, satu rumah 3x4, yang seperti saya sampaikan, ada yang tinggal 15-16 orang satu hari tiga shift,” ujarnya.

Menurut Pramono, penataan kawasan akan didukung sejumlah skema pembiayaan, yakni kontribusi Koefisien Lantai Bangunan (KLB), Sertifikat Laik Fungsi (SLF), dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Kami akan melakukan pembenahan dan kemarin secara khusus sudah dirapatkan dan saya sudah memutuskan untuk itu kita akan mulai di tahun 2027 untuk penataan,” tandas Pramono.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya