Timnas Futsal Indonesia Tidak Takut Hadapi Brasil

Hector Souto tak gentar hadapi lawan kuat di Copa das Nacoes de Futsal 2026. Dia ingin timnas Indonesia mendapat pengalaman berharga untuk masa depan.

oleh Juventus FiladelfiaDiterbitkan 13 Oktober 2026, 22:05 WIB
Pemian Timnas Futsal Indonesia melakukan briefing dengan pelatih Hector Souto setelah laga lanjutan 4 Nations World Series 2025 melawan Argentina di Jakarta International Velodrome, Rawamangun, Sabtu (01/02/2025). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Liputan6.com, Jakarta - Pelatih timnas Indonesia Hector Souto melihat keikutsertaan anak asuhnya pada Copa das Nacoes de Futsal 2026 sebagai kesempatan berharga untuk belajar menghadapi lawan berkelas dunia.

Daripada menekankan hasil semata, ia menilai uji coba melawan tim-tim kuat bisa menjadi sarana pengukuran kemampuan dan pembelajaran bagi para pemain.

Souto berharap perjuangan skuad Garuda dapat memberi inspirasi bagi perkembangan futsal di Tanah Air, mulai dari pemain dan pelatih hingga pendukung.


Musim 2026/2027 Jadi Investasi Pengembangan Futsal

Skuad Timnas Futsal Indonesia Vs Brunei Darussalam di ASEAN Futsal Championship 2026. (Dok. FFI)

Souto menegaskan musim 2026/2027 menjadi periode penting bagi Timnas Futsal Indonesia untuk mengembangkan kemampuan dengan menghadapi lawan-lawan yang memiliki kualitas di atas mereka.

"Musim 2026/2027 ini merupakan periode ketika kami akan berinvestasi dengan menghadapi lawan-lawan yang jelas lebih kuat daripada kami. Sebagai pelatih kepala, saya tidak terlalu mengkhawatirkan hasilnya," tuturnya.

"Saya juga tidak takut menghadapi kondisi lapangan yang berbeda dan berbagai tantangan lainnya," imbuh Souto.


Brasil dan Tanjung Verde Jadi Ujian Berat

Irak terus berupaya mendominasi penguasaan bola dengan menerapkan powerplay. Tampak dalam foto, pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto Vazquez (jongkok) saat memimpin skuad Garuda bertanding melawan Irak pada laga penyisihan Grup A Piala Asia Futsal 2026 di Indonesia Arena, Kompleks Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Sabtu (31/1/2026). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Souto menjelaskan tidak hanya Brasil, Tanjung Verde juga menjadi salah satu lawan yang berat karena memiliki sejumlah pemain yang berkompetisi di Liga Placard Portugal.

Kompetisi itu dikenal sebagai salah satu liga futsal yang memiliki persaingan ketat, sehingga para pemainnya dapat memberikan ujian berharga bagi skuad Garuda.

"Hal yang paling saya inginkan adalah agar para pemain kami bisa merasakan sendiri bagaimana menghadapi para pemain terbaik di dunia, bukan hanya dari Brasil,"kata Souto.

"Tanjung Verde juga membawa banyak pemain yang bermain di Liga Placard Portugal, salah satu kompetisi terbaik di Portugal," lanjutnya.

"Kami berada di sini untuk mendapatkan pengalaman dan mempersiapkan para pemain agar mampu menghadapi situasi yang sulit, terlebih setelah menempuh perjalanan panjang," ujarnya.

"Melalui pengalaman seperti ini, kami bisa memperoleh banyak pengetahuan untuk masa depan, bukan hanya untuk tim kami saat ini, tetapi juga untuk generasi berikutnya," pungkas Souto.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya