Liputan6.com, Jakarta - Pelatih Timnas Indonesia John Herdman perlu memetakan ancaman yang akan dihadapi anak asuhnya saat berjumpa Timnas Yordania pada FIFA Matchday November 2026.
Yordania, yang berjuluk Al-Nashama, datang dengan modal pengalaman kompetitif setelah ikut serta di Piala Dunia 2026. Skuad lawan juga diperkuat pemain-pemain yang berkarier di luar negeri, total 16 orang.
Advertisement
Pengalaman internasional itu berpotensi menjadi pembeda. Berikut tiga amunisi Yordania yang menurut laporan perlu diantisipasi oleh tim Merah Putih.
Mahmoud Al-Mardi, Kapten Sayap Yordania
Sosok utama di sektor sayap sekaligus pemimpin lapangan adalah kapten tim, pemain berusia 33 tahun yang menjadi andalan dalam beberapa tahun terakhir.
Perannya tidak hanya sebagai pencetak; ia juga berkontribusi dalam membangun peluang dengan 12 assist selama membela tim nasional.
Ali Olwan, Ancaman Di Depan Gawang
Para bek Indonesia diprediksi mendapat ujian dari penyerang utama, sosok berusia 26 tahun yang kerap menjadi titik akhir serangan lawan.
Sejak melakukan debut pada November 2020, ia menjadi pencetak gol terbanyak skuad dengan catatan 29 gol dari 64 penampilan.
Karier klubnya lebih banyak berlangsung di Asia, termasuk pengalaman bersama Al-Shamal SC dan Al-Khor SC di Qatar, Al-Karma di Liga Irak, serta Selangor FCC di Malaysia.
Mousa Al-Tamari, Bintang Profesional di Eropa
Satu nama lagi yang wajib mendapat perhatian adalah pemain berusia 29 tahun yang berkarier di Eropa dan kini bermain di kasta tertinggi Prancis bersama Rennes.
Dia memegang jumlah caps tertinggi di skuad saat ini dengan 82 penampilan sejak debut pada Agustus 2016, serta telah menyumbang 24 gol.
Pengalaman bermain beberapa musim di klub Eropa seperti OH Leuven dan Montpellier membuatnya menjadi amunisi berbahaya yang harus ditekan sejak awal pertandingan.