10 Mobil Terlaris September 2026: Avanza Tumbang oleh BYD Atto 1

Peringkat mobil terlaris di Indonesia menghadirkan persaingan yang cukup menarik, antara mobil listrik dan konvensional. Siapa saja yang jadi raja?

oleh Arief AszhariDiterbitkan 14 Oktober 2026, 07:06 WIB
BYD Atto 1 di GIIAS 2026. (Liputan6.com/Pramita Tristiawati)

Liputan6.com, Jakarta - Penjualan mobil di Indonesia menghadirkan persaingan yang cukup menarik, antara mobil listrik dan konvensional. Bagaimana tidak, sepanjang September 2026, BYD Atto 1 berhasil menyabet gelar terlaris, dan dikejar Toyota Avanza di daftar klasemen.

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), BYD Atto 1 berhasil menempati posisi teratas sebagai mobil terlaris, dengan wholesale sales atau penjualan dari pabrik ke dealer mencapai 4.840 unit pada bulan lalu.

Toyota Avanza menyusul di posisi kedua, dengan penjualan 3.872 unit, dan Jaecoo J5 EV berada di posisi ketiga dengan 3.276 unit. Hasil ini menunjukkan mobil listrik mulai mendapat tempat kuat dalam persaingan penjualan kendaraan nasional.

Secara total, penjualan wholesale pada September 2026, yang mencapai 79.540 unit. Angka tersebut turun 2,7 persen dibandingkan Agustus 2026.

Sementara itu, penjualan ritel atau dari dealer ke konsumen tercatat sebanyak 81.243 unit.

Meski masih memimpin, penjualan BYD Atto 1 mengalami penurunan 12,9 persen dibandingkan Agustus 2026, yang mencapai 5.560 unit.

Sebaliknya, Toyota Avanza mencatatkan kenaikan 12,5 persen dari 3.442 unit pada bulan sebelumnya. Selisih penjualan kedua model tersebut juga menyusut menjadi 968 unit.

Di bawahnya, Toyota Calya membukukan 2.966 unit, diikuti Toyota Innova Zenix sebanyak 2.782 unit dan Toyota Veloz dengan 2.552 unit.

Mobil Listrik vs Mobil Konvensional

Secara keseluruhan, terdapat empat mobil listrik yang masuk dalam daftar 20 model terlaris September 2026. Selain BYD Atto 1 dan Jaecoo J5 EV, ada Geely EX2 di posisi ke-10 dengan 1.890 unit serta Wuling Aira EV di peringkat ke-19 dengan 855 unit.

Jika digabungkan, keempat model tersebut mencatatkan whole sales sebanyak 10.861 unit atau sekitar 26,8 persen dari total penjualan 20 model terlaris. Namun, 16 model lainnya masih berasal dari kategori kendaraan non-listrik.

Dominasi kendaraan konvensional juga terlihat dari banyaknya model Toyota dalam daftar tersebut. Tujuh model Toyota yang masuk 20 besar membukukan total 17.027 unit, atau sekitar 42 persen dari keseluruhan penjualan.

Berdasarkan merek, Toyota masih menjadi pemimpin pasar dengan whole sales 21.877 unit dan penjualan retail 21.648 unit. Angka distribusi Toyota naik 7,5 persen dibandingkan Agustus 2026 yang mencapai 20.357 unit.

Di bawah Toyota, Daihatsu menempati posisi kedua dengan whole sales 11.558 unit dan retail 12.317 unit. BYD berada di peringkat ketiga dengan whole sales 6.031 unit, tetapi penjualan ritel mencapai 7.421 unit.

Penjualan whole sales BYD sendiri mengalami penurunan 23,4 persen, dibandingkan Agustus 2026 yang mencapai 7.870 unit.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya