Jaecoo J5 EV Jadi Mobil Listrik Terlaris, Berapa Harga Bekasnya?

Di tengah popularitasnya, Jaecoo J5 EV juga mulai menarik perhatian konsumen di pasar mobil bekas

oleh Septian PamungkasDiterbitkan 13 Oktober 2026, 16:08 WIB
Jaecoo J5 EV. (ist)

Liputan6.com, Jakarta - Jaecoo J5 EV menjadi salah satu model kendaraan listrik paling diminati di Indonesia sepanjang 2026. SUV listrik asal China ini berhasil memimpin penjualan mobil listrik berbasis baterai (battery electric vehicle/BEV) di Tanah Air, mengungguli sejumlah model populer dari merek lain.

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO), Jaecoo J5 EV membukukan distribusi dari pabrik ke dealer atau wholesales sebanyak 26.635 unit sepanjang Januari hingga September 2026. Pencapaian tersebut menempatkannya di posisi teratas dalam daftar mobil listrik terlaris di Indonesia.

Angka penjualan tersebut menunjukkan kuatnya penerimaan pasar terhadap SUV listrik yang menawarkan desain modern, fitur berlimpah, serta kemampuan jelajah yang diklaim mencapai lebih dari 450 kilometer dalam sekali pengisian daya.

Kinerja penjualan Jaecoo J5 EV juga terlihat pada September 2026. Model ini mencatatkan distribusi sebanyak 3.276 unit, meningkat dibandingkan Agustus yang mencapai 3.214 unit.

Pada bulan tersebut, Jaecoo J5 EV menempati posisi ketiga dalam daftar mobil terlaris di Indonesia dari seluruh jenis kendaraan, di bawah BYD Atto 1 dan Toyota Avanza.

Di tengah popularitasnya, Jaecoo J5 EV juga mulai menarik perhatian konsumen di pasar mobil bekas. Pilihan unit bekas dapat menjadi alternatif bagi calon pembeli yang ingin memiliki SUV listrik tersebut dengan harga lebih terjangkau dibandingkan membeli kendaraan baru.

Lantas, berapa harga Jaecoo J5 EV bekas pada Oktober 2026, dan apa saja yang perlu diperhatikan sebelum membelinya?

Berdasarkan iklan yang ditawarkan di sejumlah marketplace otomotif, harga Jaecoo J5 EV bekas pada Oktober 2026 berada di kisaran Rp 265 juta hingga Rp 320 juta.

Besaran harga tersebut dipengaruhi sejumlah faktor, mulai dari tahun produksi, jarak tempuh, varian, kondisi kendaraan, hingga kelengkapan dokumen dan garansi.

Berikut gambaran harga Jaecoo J5 EV bekas di pasar otomotif Indonesia:Harga terendah: sekitar Rp 265 jutaHarga tengah: sekitar Rp 275 jutaHarga tertinggi: sekitar Rp 320 juta.

Harga tersebut merupakan penawaran penjual, sehingga nilai transaksi akhirnya bisa berbeda setelah proses negosiasi.

Sebagian unit yang ditawarkan merupakan kendaraan produksi 2025 dan 2026. Karena Jaecoo J5 EV tergolong model baru di Indonesia, usia sejumlah unit bekasnya masih relatif muda.

Untuk kendaraan yang sudah menempuh jarak sekitar 25.000 hingga 30.000 kilometer, harga penawaran berada di kisaran Rp 270 juta.

Sementara itu, unit dengan jarak tempuh rendah, sekitar 0 hingga 10.000 kilometer, ditawarkan hingga Rp 315 juta sampai Rp 320 juta.

Perbedaan harga tersebut memperlihatkan bahwa jarak tempuh menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan nilai jual kembali kendaraan.

Meski demikian, calon pembeli sebaiknya tidak hanya berpatokan pada angka odometer. Riwayat perawatan, kondisi baterai, kelengkapan fitur, serta status garansi juga perlu diperiksa sebelum memutuskan membeli.

 

Perbandingan Harga Jaecoo J5 EV Bekas dan Baru

Sebelum membeli Jaecoo J5 EV bekas, calon konsumen perlu membandingkan harganya dengan unit baru.

Mengacu pada informasi harga yang dipublikasikan Jaecoo Indonesia pada 2026, Jaecoo J5 EV tersedia dalam varian Standard dan Premium. Harga keduanya berbeda sesuai kelengkapan fitur yang ditawarkan.

Harga Jaecoo J5 EV Standard tercantum mulai Rp 279,9 juta. Sementara itu, varian Premium dipasarkan dengan harga yang dapat berbeda berdasarkan periode penjualan dan ketentuan harga yang berlaku.

Sebagai perbandingan, Jaecoo Indonesia sebelumnya mengumumkan harga Jaecoo J5 EV Premium sebesar Rp 309,9 juta untuk wilayah Jakarta. (JAECOO SUV)

Dengan harga bekas mulai Rp 265 juta, calon konsumen berpotensi mendapatkan SUV listrik ini dengan selisih harga yang lebih rendah dibandingkan unit baru.

Namun, selisih tersebut perlu diperhitungkan secara cermat. Apabila harga mobil bekas sudah mendekati harga unit baru, pembeli sebaiknya mempertimbangkan keuntungan membeli kendaraan baru, terutama dari sisi garansi, kondisi baterai, dan riwayat penggunaan.

Sebaliknya, unit bekas dengan harga lebih rendah bisa menjadi pilihan menarik apabila kondisinya terawat, memiliki riwayat servis yang jelas, serta masih mendapatkan perlindungan garansi sesuai ketentuan pabrikan.

 

Tips Membeli Jaecoo J5 EV Bekas

Membeli mobil listrik bekas membutuhkan pemeriksaan yang cermat. Selain kondisi bodi dan kelengkapan dokumen, calon pembeli perlu memperhatikan kesehatan baterai serta sistem pengisian daya.

Berikut beberapa hal yang perlu diperiksa sebelum membeli Jaecoo J5 EV bekas.

1. Bandingkan harga dengan unit baru

Pastikan harga mobil bekas yang ditawarkan memberikan keuntungan yang sepadan dibandingkan membeli unit baru.

Apabila selisih harganya tipis, pertimbangkan manfaat yang diperoleh dari kendaraan baru, termasuk garansi dan kepastian kondisi komponen.

2. Pastikan varian kendaraan

Periksa apakah unit yang ditawarkan merupakan varian Standard atau Premium. Cocokkan fitur yang tersedia dengan keterangan penjual.

Pastikan pula seluruh fitur berfungsi normal, termasuk layar hiburan, sistem bantuan pengemudi, panoramic sunroof, dan pengaturan jok apabila tersedia.

3. Periksa kondisi baterai

Baterai merupakan komponen penting pada mobil listrik dan berpengaruh terhadap jarak tempuh serta biaya kepemilikan dalam jangka panjang.

Mintalah pemeriksaan kondisi baterai melalui bengkel resmi atau teknisi yang kompeten. Periksa pula riwayat pengisian daya dan pastikan kabel pengisian bawaan tersedia apabila termasuk dalam kelengkapan unit.

4. Perhatikan jarak tempuh dan riwayat servis

Jarak tempuh rendah tidak selalu menjamin kendaraan berada dalam kondisi terbaik. Karena itu, periksa riwayat servis dan penggunaan mobil. Pastikan tidak ada indikasi kerusakan pada sistem kelistrikan, baterai, suspensi, maupun komponen lainnya.

5. Cek status garansi

Tanyakan kepada penjual mengenai sisa masa garansi kendaraan dan baterai. Pastikan ketentuan garansi masih berlaku untuk pemilik berikutnya, termasuk persyaratan yang harus dipenuhi dan cakupan komponen yang dilindungi.

6. Pastikan dokumen kendaraan lengkap

Periksa STNK, BPKB, faktur, serta status pajak kendaraan. Cocokkan identitas kendaraan dengan dokumen yang tersedia. Sebelum transaksi, lakukan inspeksi dan test drive untuk memastikan kendaraan berfungsi dengan baik.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya